31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Belajar dari Penglipuran, Bupati Kudus Siap Adopsi Pengembangan Wisata Budaya Berbasis Rakyat

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, melakukan kunjungan kerja ke Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali. Salah satu dari tiga desa terbersih di dunia yang dikenal karena keindahan tata ruang, kelestarian budaya, serta keharmonisan warganya.

Dalam kunjungan tersebut, Sam’ani menilai konsep desa adat seperti Penglipuran layak dijadikan inspirasi untuk mengembangkan wisata berbasis budaya dan kearifan lokal di Kudus.

Baca Juga: Bongkar Fakta Gelap LGBT, MUI Kudus Ajak Dokter dan Polisi Perangi Krisis Moral Generasi Muda

-Advertisement-

“Desa ini memberi contoh nyata bagaimana budaya, tradisi, dan ekonomi masyarakat bisa tumbuh berdampingan. Warganya menjaga lingkungan, adat tetap lestari, dan wisata pun hidup,” ujar Sam’ani, Minggu (2/11/2025).

Ia menambahkan, konsep serupa bisa diterapkan di kawasan Kota Tua Kompleks Menara Kudus yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi. Jika dikelola dengan baik, kawasan tersebut berpotensi menjadi destinasi unggulan di Jawa Tengah.

“Kalau semangat Penglipuran kita terapkan di Menara Kudus, pasti lebih menarik. Bahkan bisa dikemas dalam paket wisata lintas daerah bersama Jepara dan Karimunjawa,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Sam’ani bersama rombongan juga mencicipi kuliner khas setempat yang disajikan oleh warga, Bu Rumi.

“Masakannya luar biasa, terasa dibuat dengan sepenuh hati,” ujarnya sambil tersenyum.

Salah satu hidangan yang mencuri perhatian adalah pecel pakis, kuliner tradisional Bali yang mirip dengan pecel khas Kudus.

“Nanti kita angkat juga kuliner lokal seperti ini, biar makin menguatkan identitas daerah,” tambahnya santai.

Menariknya, di area Desa Penglipuran juga tumbuh tanaman parijoto dan pohon dewandaru, dua jenis tanaman yang identik dengan Kudus dan memiliki makna religius bagi masyarakat setempat.

“Wah, ternyata di sini juga ada parijoto dan dewandaru. Rasanya seperti pulang ke rumah sendiri,” ungkapnya kagum.

Baca Juga: Padukan AR dan Budaya Nusantara, Dua Siswi MAN 2 Kudus Raih Juara 2 FIKSI 2025

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kudus untuk memperkuat arah pembangunan wisata berbasis budaya dan pemberdayaan masyarakat.

“Kalau di sini budaya dan ekonomi bisa berjalan beriringan, saya yakin Kudus pun mampu. Kita punya potensi besar, tinggal bagaimana mengelolanya agar tetap lestari,” imbuh Sam’ani.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER