BETANEWS.ID, KUDUS – Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) angkat bicara terkait penambahan jaringan kabel listrik yang dikeluhkan pemilik Resto Garuda dan Eagle Coffe, Rabu (1/10/2025). Penambahan kabel itu mendapat penolakan keras, karena dianggap melintang di lahan Resto Garuda.
Diketahui, penambahan kabel tersebut bertujuan untuk mendukung pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) cabang olahraga (cabor) bela diri di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Di mana even tersebut berlangsung pada 5-26 Oktober 2025.
Manajer PLN Unit Kudus Kota, Juliantoro menyampaikan, bahwa penarikan jaringan kabel listrik kini telah dialihkan ke jalur lain, yakni di Pos Polisi Taman Bojana. Mengingat ada penolakan dari pihak pemilik Resto Garuda.
Baca juga: Kabel PLN Melintang ke Lahannya, Pemilik Resto Garuda Kudus Ngaku Keberatan
“Terkait keluhan pemasangan kabel listrik di sekitar Alun-alun, sebenanrnya di lokasi sudah kami tindaklanjuti dengan merelokasi jalur penarikan kabel listrik CTR ke lokasi yang baru,” katanya saat konferensi pers di Resto Gokil Kudus, Kamis (2/10/2025).
Ia mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah meminta izin dari pihak bersangkutan untuk melakukan penarikan kabel CTR itu. Karena tidak ketemu dengan owner-nya langsung, maka ia sampaikan kepada pegawai di sana untuk disampaikan izin tersebut.
“Pada kegiatan kedua, ternyata kemarin ada penolakan, langsung kita akomodir untuk rekolasi. Kabelnya sebenarnya kabel tegangan rendah, kabel juga sudah terisolasi atau terlindungi. Jadi ketika itu dipasang tidak berbahaya bagi masyarakat umum,” terangnya.
Juliantoro menegaskan, bahwa penambahan kabel CTR itu bersifat sementara. Artinya ketika pelaksanaan even tersebut selesai, kabel dengan otomatis diambil kembali.
“Jadi untuk jalur kabelnya kami ubah, dari Disdukcapil ke Pos Polisi Taman Bojana lalu belakang Ramayana. Penambahan kabel jaringan ini dengan panjang kurang lebih 300 meter,” tuturnya.
Baca Juga: Bupati Kudus Sam’ani Rotasi 12 Kepala Dinas, Ini Daftarnya
Ia menyebut, suplai listrik sebenarnya sudah ada di sekitar Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Namun karena kebutuhan lebih besar, sehingga dilakukan tambahan suplai daya untuk mendukung gelaran tersebut.
Saat disinggung mengenai kabel yang semrawut, Juliantoro menyampaikan, pemasangan kabel listrik sudah dioptimalkan dengan melihat tata ruang yang ada. Terlebih, jalurnya sudah diantisipasi tidak dekat dengan jalan karena sangat berbahaya.
Editor: Suwoko

