BETANEWS.ID, PATI – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati akhirnya mengembalikan donasi hasil penggalangan dana dari warga untuk aksi demo pada 13 Agustus mendatang.
Pengembalian itu terjadi usai puluhan warga mengepung Markas Satpol PP Pati. Massa yang terus bertambah, meminta agar donasi dari warga yang diangkut petugas Satpol PP supaya dikembalikan. Mereka bersikeras tidak akan meninggalkan lokasi sebelum donasi itu dikembalikan ke lokasi penggalangan donasi yang berada di depan Kantor Bupati Pati.
Baca Juga: Emosi Warga Memuncak! Kantor Satpol PP Pati Dikepung, Donasi untuk Demo Diminta Dikembalikan
Untuk meredam potensi kericuhan, Satpol PP akhirnya menyerah. Mereka membawa kembali donasi ke mobil milik warga.
Husain, inisiator gerakan Masyarakat Pati Bersatu, mengaku kecewa terhadap tindakan Plt Sekda Pati Riyoso, yang dinilai menjadi dalang dari penyitaan donasi tersebut. Sebab, yang bersangkutan memerintahkan untuk mengangkut donasi warga tersebut.
”Tadi saya menghubungi teman-teman. Saya sudah empat hari menggalang donasi kok malah mau disita. Kan tidak pas. Seharusnya mereka mikir, ini memang dari rakyat dan tidak ada tunggangan politik,” ujar Husain, Selasa (5/8/2025).
Tak hanya kecewa, Husain juga melayangkan kritik tajam kepada Riyoso yang dianggap bertindak semena-mena.
”Saya kasih pesan ke Riyoso, kamu jangan sok menjadi Plt Sekda. Kamu jangan sok. Kamu itu yang bayar rakyat. Rakyat lagi susah. Ini spontan dan akhirnya dikembalikan. Tadi sempat ngotot tidak dikembalikan,” imbuhnya.
Alih-alih ciut, insiden ini justru membakar semangat perjuangan Husain dan para warga lainnya. Ia menegaskan, bahwa perlawanan akan terus digelorakan menjelang aksi lanjutan pada 13 Agustus 2025.
”Kami lawan terus. Bagiamana caranya kembali. Ini untuk rakyat kok. Malah tambah semangat. Alhamdulillah ini malah banyak dukungan dari Masyarakat. Kalau kita benar untuk rakayat. Masyarakat membuka hati untuk besok tanggal 13 Agustus. Ini mobil dari warga yang juga nyumbang air banyak,” tuturnya.
Baca Juga: Gubernur Jateng Gelontorkan Rp349 Miliar untuk Bangun 17 Ribu RTLH
Donasi berupa air mineral yang sempat diamankan pun langsung diangkut kembali menuju titik aksi utama, tepat di depan Kantor Bupati Pati.
”Ini mau dibawa ke depan kantor Bupati Pati lagi. Soalanya kita sudah memberikan pemberitahuan ke Satpol PP, Polresta. Sampai tanggal 13 ndak bakal pindah,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

