BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus mulai menggenjot pembangunan infrastruktur, di antaranya adalah drainase. Pembangunan drainase disebut penting karena disebut akan mampu mengurangi genangan di ruas jalan saat hujan deras.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Harry Wibowo mengatakan, di tahun 2025 ini ada beberapa paket pekerjaan drainase. Terutama di ruas jalan yang berada sekitaran Perempatan Jember.
Baca Juga: Separuh Jalan R Agil Kusumadya Kudus Bakal Diperbaiki, Telan Anggaran Rp12 M
“Pembangunan drainase tersebut untuk menuntaskan genangan yang terjadi di sekitaran Perempatan Jember saat hujan deras,” ujar Harry melalui sambungan telepon belum lama ini.
Adapun drainase yang dibangun, kata Harry, yakni drainase di sepanjang Jalan Kudus-Kaliwungu mulai Perempatan Jember ke barat dengan anggaran kurang lebih Rp 3 miliar. Kemudian drainase di sepanjang Jalan HM Subchan ZE itu sekira Rp 2 miliar.
“Pembangunan drainase ini sudah ada yang mulai berjalan. Di antaranya drainase Jalan Kudus-Kaliwungu sudah mulai pengerjaan,” bebernya.
Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan melakukan pembangunan drainase di ruas jalan Derasalam-UMK, serta Jalan Mayor Kusmanto. Menurutnya, selama ini dua ruas jalan tersebut sering terjadi genangan ketika hujan deras.
“Genangan di ruas jalan tersebut memang sering dikeluhkan warga. Makanya kita akan bangun drainase di tahun ini,” jelasnya.
Dia menuturkan, pembangunan drainase memang ada yang sudah dimulai, ada juga yang belum. Meski begitu, ia menegaskan bahwa semua pekerjaan infrastruktur, termasuk drainase akan rampung tepat waktu.
“Target kami pekerjaan infrastruktur Kabupaten Kudus tahun ini akan rampung semua pada pertengahan Desember, termasuk drainase. Kemungkinan juga ada selesai lebih cepat,” sebutnya.
Baca Juga: Dianggarkan Rp5 Juta, Talang Bocor Pasar Kliwon Bakal Diganti
Dia juga menegaskan, bahwa pekerjaan tersebut tak hanya selesai tepat waktu saja, tetapi juga hasilnya bagus. Baik dari kerapian maupun mutu dan kualitasnya.
Ada tiga titik drainase yang mulai pengerjaan. Sementara yang dua titik yakni di Jalan Mayor Kusmanto dan di Jalan Dersalam-UMK belum,” sebutnya.
Editor: Haikal Rosyada

