BETANEWS.ID, KUDUS – Kondisi Pasar Kliwon yang membuat geger pedagang beberapa hari lalu, di mana kios sampai kebanjiran akibat bocornya talang. Hal tersebut membuat Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus merespon cepat keluhan pedagang.
Diketahui, talang yang mengalami kebocoran berada di Blok A2 dengan kerusakan parah. Terlihat material talang tersebut sudah berkarat dan butuh perbaikan.
Baca Juga: Tunggakan Retribusi Kios dan Los Pasar Tradisional Kudus Tembus Rp5 M
Kepala Bidang (Kabid) Pasar Disdag Kudus, Agus Sumarsono mengatakan, adanya kerusakan talang diketahui beberapa hari lalu, ketika terjadi hujan deras mengguyur Kabupaten Kudus. Menurutnya, banyak pedagang yang mengeluhkan adanya kejadian itu hingga membanjiri area kios.
“Kami menindaklanjuti laporan pedagang. Talang di Blok A2 menjadi prioritas pengerjaan karena kondisinya yang sudah parah. Talang dengan panjang 30-40 meter ini akan kami ganti dengan yang baru mulai besok,” bebernya saat ditemui di lokasi, Sabtu (23/8/2025).
Pengerjaan penggantian talang tersebut bakal dianggarkan dengan anggaran dana rutin atau dana pemeliharaan sebesar Rp5 juta. Anggaran itu mencakup beberapa pekerjaan, mulai dari kebutuhan bahan dan biaya gaji tukang.
“Harapannya supaya pedagang bisa nyaman dalam beraktivitas jual beli di sini. Kami targetkan pengerjaan selesai dalam tiga hari ke depan,” ujarnya.
Tak hanya di Blok A2, titik talang yang mengalami kerusakan juga terjadi di Blok D. Meski begitu, pengerjaan di Blok D akan dilakukan sementara terlebih dahulu dan lebih memprioritaskan pada Blok A2.
“Karena yang paling parah kerusakan terjadi di Blok A2. Sehingga kami kerjakan secara total, sementara Blok D akan kami tangani secara darurat agar tetap aman saat hujan turun,” sebutnya.
Baca Juga: Meski Perekonomian Menurun, Ketua PHRI Sebut Okupansi Hotel di Kudus Terbantu Even Nasional
Agus mengaku, kerusakan talang terjadi diakibatkan usia material yang sudah lama terpasang sehingga mengalami korosi. Dengan adanya perbaikan tersebut, pihak Disdag berharap masalah kebocoran yang sempat meresahkan pedagang bisa segera tertangani.
“Kami meminta agar pedagang bersabar saat proses perbaikan. Agar aktivitas di pasar bisa berjalan lebih nyaman dan lancar,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

