31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Polisi Ungkap Motif Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Jepara Hingga Meninggal Usai Nonton Orkes 

BETANEWS.ID, JEPARA – Kepolisian Resor Jepara berhasil menangkap tiga orang pelaku pengeroyokan seorang pemuda asal Desa Balong, Kecamatan Kembang, usai menonton pertunjukkan orkes OM. Romansa hingga meninggal dunia. 

Kapolres Jepara, AKBP Erick Budi Santoso mengungkapkan pengeroyokan tersebut bermula dari perkelahian dan perselisihan yang sudah terjadi saat berlangsungnya pertunjukkan orkes OM. Romansa. 

Baca Juga: Hasil Investigasi Nyatakan Bayi Perempuan di Jepara Meninggal Bukan Karena Imunisasi

-Advertisement-

“Motifnya awal itu sempat ada perkelahian, ada selisih paham pada saat di dalam, di tempat dangdutan OM. Romansa. Sehingga mungkin ada ketersinggungan, sehingga di luar sudah ditunggu,” katanya saat Konferensi Pers di Aula Mapolres Jepara, Rabu (30/7/2025).  

Pertunjukan orkes OM. Romansa tersebut terjadi pada Sabtu, (19/7/2025) di Desa Jinggotan, RT 01 RW 02, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. 

Adapun tiga pelaku yang saat ini sudah diamankan dan ditetapkan menjadi tersangka yaitu DK, BB, dan FQ yang semuanya merupakan warga Desa Kancilan, Kecamatan Kembang. 

Kapolres mengungkap tersangka BB memukul kepala dan menendang dada korban, FQ memukul dan menginjak kepala korban, sementara DK memukul korban.  

Sementara itu, salah satu tersangka yaitu BB mengaku bahwa ia memang memukul wajah dan menendang dada korban. Pengeroyokan tersebut ia lakukan sebanyak enam kali.  

Namun, terkait motif pengeroyokan tersebut ia mengatakan bahwa pada saat berlangsungnya pertunjukkan orkes tidak ad perselisihan yang terjadi dengan korban. 

“Ngga ada perselisihan, ngga ada senggolan. Melihat ada pertikaian, saya dan teman-teman cuma ikut-ikutan saja,” katanya. 

Pengeroyokan tersebut menurutnya baru pertama kali ia lakukan. Saat mengeroyok korban ia mengaku hanya menggunakan tangan kosong. 

Sebagai informasi, kasus pengeroyokan tersebut bermula pada saat korban dan dua orang temannya hendak pulang dengan mengendarai sepeda motor. Lalu sesampainya di lokasi pengeroyokan yaitu Jalan Raya Jepara-Kembang turut Desa Jinggotan, korban melihat ada pertikaian. 

Baca Juga: Pemuda di Jepara Dikeroyok Usai Nonton Orkes Hingga Meninggal, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara 

Korban kemudian turun dari sepeda motor dan tiba-tiba dikeroyok oleh segerombolan pemuda. Korban kemudian di tolong oleh temannya dan dibawa ke Puskesmas Kembang. 

Namun, karena Puskesmas tutup korban kemudian dibawa pulang ke rumah. Esok paginya, Minggu (20/7/2025) korban mengalami muntah darah dan meninggal dunia di rumahnya.

Editor: Haikal Rosyada 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER