BETANEWS.ID, PATI – Rencana penggabungan seratusan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pati terus dimatangkan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati kini menyusun daftar rekomendasi sekolah yang akan diregrouping yang nantinya untuk disampaikan kepada Bupati Pati, Sudewo.
Plt Kepala Disdikbud, Andrik Sulaksono, menyebutkan, bahwa tim gabungan telah dibentuk untuk menyukseskan rencana ini. Ditargetkan, penggabungan SD tersrbut rampung sebelum tahun ajaran 2025/2026 dimulai.
Baca Juga: Sudewo Kembali Lakukan Perombakan Pejabat di Pemerintahannya, Ini Nama-namanya
”Untuk regrouping, kemarin kita sudah mendatangkan tim gabungan yang terdiri dari Pak Camat, Kades, Komite Sekolah hingga Bakorwil. Kita undang dua tahap, Senin (2/6/2025) dan Rabu (4/6/2025),” ujarnya, Sabtu (7/6/2026).
Dari tim gabungan itu, katanya, pihaknya telah menyisir seratusan SD yang memenuhi tiga persyaratan untuk dilakukan regrouping. Ketiga syarat tersebut, yakni, memiliki siswa kurang dari 120 siswa, mempunyai jarak berdekatan dengan sekolah lain dan sarpras.
”Setelah itu, kita lanjutkan pembuatan rekomendasi sebagai syarat untuk penetapan SK Pak Bupati. Ini masih proses menyusunan rekomendasi, mutasi guru, menata sarpras dan siswa,” tutur Andrik.
Setelah surat rekomendasi selesai, katanya, pihaknya menyerahkan rekomendasi itu ke Bupati Pati Sudewo sebagai bekal pembuatan Surat Keputusan (SK). Andrik yakin, proses regrouping ini kelar sebelum tahun ajaran baru.
Baca Juga: Naikkan PBB 250 Persen, INHaKA Pertanyakan Dasar Regulasi yang Dipakai Bupati Pati
”Setelah itu, ditetapkan SK Bupati Pati. Kemudian penyesuaian di Dapodik sampai 31 Agustus off-nya. Untuk tahap penyusunan persyaratan rekomendasi. Tahun ajaran baru sudah ada regrouping,” ungkapnya.
Dari data yang didapatkan, katanya, sebanyak 138 SD yang tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Pati bakal terdampak kebijakan Bupati Pati Sudewo ini. Meski demikian, Andrik mengaku pihaknya siap memberikan solusi bila ada permasalahan yang ditimbulkan kebijakan regrouping.
Editor: Haikal Rosyada

