Di Jalan Jepara–Bangsri, tepatnya di depan dealer motor Honda, seorang perempuan bernama Dwi Linatussyifa (18) tampak sedang menunggu pembeli. Di sela-sela waktu menunggunya, Syifa begitu ia akrab disapa, berbagi cerita tentang usaha pancong lumer milik kakaknya yang sudah berjalan lebih dari dua tahun itu.
Syifa menceritakan, bahwa usaha tersebut bermula dari niat sederhana untuk menyediakan camilan bagi para santri putri. Kebetulan, rumahnya yang berada di Bangsri, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, dekat dengan Pondok Pesantren Amtsilati.
“Awalnya itu jualannya cuma untuk para santri putri Amtsilati, karena rumah dekat dengan pondok. Lalu coba-coba ikut buka stand saat haul Mbah Sahil Sinanggul, dan Alhamdulillah laris manis,” terangnya.
Baca juga: Tahu Walik Petis Bu Ida, Kuliner Khas Banyuwangi yang Laris Manis di Jepara
Berkat dagangannya yang demakin laris, mendorongnya untuk membuka lapak tetap di Sinanggul, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Hingga kini, usaha kakaknya tidak hanya terbatas di satu lokasi. Selain di Sinanggul, mereka juga memiliki cabang di Bangsri.
“Mulai jualan di Sinanggul sejak 2023, kemudian coba buka lapak di Sekuro, tapi penjualannya sepi, jadi akhirnya tutup. Pindah di Bangsri sini, alhamdulillah ramai. Sehari bisa habis hingga 7 kilo dengan omzet sekitar Rp1 juta, tapi sekarang mulai turun hanya bisa 5 kilo per hari,” jelasnya.
Kue pancong yang dijual Syifa memiliki berbagai varian rasa, mulai dari original susu, mess susu, oreo susu, kacang susu, dark chocolate, coklat lumer, hingga varian rasa mangga, banana, dan vanilla. Harga pancong lumer ini pun sangat terjangkau, mulai dari Rp5.000 hingga Rp9.000, sesuai topping yang dipilih.
Baca juga: Gudeg Yu Santi, Sarapan Murah Meriah Andalan Warga Kudus
Untuk menarik lebih banyak pelanggan, Syifa juga memiliki promo menarik seperti “Jumat Berkah”, di mana pelanggan yang membeli dua pancong akan mendapatkan satu gratis. Salain itu, kadang juga diberikan es teh gratis sebagai tambahan.
“Disini banyak rasanya, tapi yang paling best seller itu coklat lumer dengan topping keju,” ujar Syifa saat ditemui beberapa waktu lalu.
Penulis: M. Imam Shodiqin, Mahasiswa Magang Unisnu Jepara, Editor: Ahmad Rosyidi

