BETANEWS.ID, KUDUS – Rumah Sakit Umum (RSU) Kumala Siwi Kudus sukses menerima penghargaan dari Badan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan. Penghargaan diberikan karena rumah sakit tersebut berhasil sebagai peringkat kedua Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) Berkomitmen dalam pelayanan kesehatan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tahun 2024.
Penghargaan diberikan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan Cabang Kudus pada Senin (17/3/2025) lalu, dalam rangkaian acara Monitoring Evaluasi Mutu Layanan FKRTL di Kabupaten Kudus.
Baca Juga: Tak Lakukan Demo, KSPSI Kudus Pilih Gelar Halal Bihalal Bersama Bupati dan Forkopimda
Direktur Utama RSU Kumala Siwi, Dian Norma Damawati, menyampaikan bahwa Pencapaian prestasi ini merupakan bentuk komitmen RSU Kumala Siwi dalam mendukung program kesehatan di Kabupaten Kudus.
Sebelumnya, RS Kumala Siwi juga mendapatkan penghargaan sebagai Fasilitas Kesehatan Berkomitmen terbaik pertama pada Tahun 2023, dalam memberikan pelayanan terbaik bagi peserta JKN saat masih kategori rumah sakit tipe D.
“Tahun 2023, RS Kumala Siwi mendapatkan peringkat satu untuk rumah sakit tipe D yang berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi peserta JKN. Tahun 2024, kembali mendapat penghargaan saat sudah naik tipe C,” ujar Dian kepada Betanews.id melalui siaran tertulisnya, Kamis (1/5/2025).
Rumah sakit yang berlokasi di Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kudus ini terus berupaya konsisten dalam membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mewujudkan kemanfaatan pencapaian Universal Coverage Healt (UHC) bagi masyarakat.
“Kami terus berupaya untuk selalu berkomitmen dan berkontribusi dalam mendukung program JKN dengan memberikan layanan kesehatan berkualitas kepada peserta JKN,” tandasnya.
Berbagai layanan kesehatan yang tersedia di RSU Kumala Siwi, antara lain, layanan poli dokter spesialis dan dokter umum. Kemudian ada layanan baby home care, layanan Analisa Gas Darah (AGD), hingga layanan pemasangan AV Shunt dan CDL.
Pada layanan unggulan AGD, ungkap Dian, memungkinkan pasien untuk dapat melihat kemampuan paru-paru mengirim oksigen ke dalam darah dan mengeluarkan karbondioksida dari darah. Tes ini bisa mendeteksi berbagai jenis penyakit dalam.
“Di antaranya, gagal nafas, asma, pneumonia, gagal hati, gagal jantung, gagal ginjal, gangguan tidur dan lain semacamnya,” bebernya.
Kemudian, layanan pemasangan AV Shunt, merupakan suatu metode pembedahan untuk membuat akses vaskular (pembuluh darah) yang bersifat permanen pada pasien, yang memerlukan hemodialisis, terutama pada kasus penyakit gagal ginjal kronik.
Sedangkan pada CDL (Chateter Double Lumen), merupakan layanan pemasangan kateter yang dimasukkan ke pembuluh darah di leher atau pangkal paha. Biasanya digunakan untuk hemodialisis jangka pendek.
Baca Juga: Ketua DPRD Masan Dukung Kebijakan Pemkab Prioritaskan PKL Lokal di Alun-Alun Simpang 7 Kudus
“Layanan ini (AV Shunt dan CDL) bisa diakses oleh peserta BPJS Kesehatan tanpa tambahan biaya,” jelasnya.
Pihaknya pun berharap, dengan berbagai layanan kesehatan yang disediakan, dapat menjadi RSU Kumala Siwi sebagai rumah sakit rujukan yang dipercaya oleh masyarakat. Baik itu pasien dari lokal Kudus maupun lain daerah.
Editor: Haikal Rosyada

