BETANEWS.ID, JEPARA – Bupati-Wakil Bupati Jepara, Witiarso Utomo-Muhammad Ibnu Hajar menargetkan perbaikan jalan kabupaten sepanjang 101 km selama 100 hari kerja pertama.
Kini setelah 100 hari bekerja setelah dilantik pada tanggal 20 Februari 2025 lalu, progres perbaikan jalan tersebut diklaim sudah melebihi dari target yang diharapkan.
Baca Juga: Menyambangi Pasar Sepeda Legendaris di Pati, Riuh Dulu, Sunyi Kini
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah sekaligus Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jepara, Ary Bachtiar menyebutkan dari target 101 km, jalan kabupaten yang diperbaiki kini mencapai sekitar 130 km.
“Pemeliharaan (penambalan) yang melalui klinik jalan sudah melampaui target,” katanya pada Sabtu, (31/5/2025).
Ia melanjutkan penambalan jalan tersebut menggunaan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jepara tahun 2025. Dari total anggaran Rp 7,5 miliar yang tersedia, kini sudah terpakai sekitar Rp 5 miliar.
“Mungkin sekitar Rp 5 miliar (yang sudah terpakai untuk penambalan jalan),” katanya.
Perbaikan 101 km jalan tersebut dibagi ke dalam 36 titik ruas jalan kabupaten. Perbaikan tersebut berupa penambalan di ruas Krasak-Guyangan, Lebak-Bringin, Kecapi-Bringin, Bringin-Mindahan, Mindahan-Batealit, Pecangaan-Damarjati, Pulodarat-Pecangaan, Banyuputih-Gotri, Damarjati-Banyuputih, Taman Siswa, Bawu-Mindahan.
Kemudian ruas jalan Ngasirah, Kardinah, Rukmini, RMP Sosrodiningrat, Mayong-Jebol, Datar-Pancur, Pancur-Rajekwesi, Pringtulis-Nalumsari, Nalumsari-Daren, Daren-Batas Kudus, Ratu Kalinyamat, Mantingan-Bugel, Bugel-Sowan Lor, Wonorejo-Bulungan dan Bulungan-Pakisaji.
Lalu ruas jalan Suwawal Timur-Slagi, Slagi-Guyangan, Sambungoyot-Tulakan, Tulakan-Banyumanis, Banyumanis-Beteng, Beteng-Ujungwatu, Banymanis-Bandungharjo dan Tulakan-Bandungharjo.
Setelah perbaikan 101 km jalan tersebut, ia mengaku akan fokus untuk peningkatan kualitas jalan. Anggarannya bersumber dari anggaran perubahan pada APBD Jepara 2025.
Salah satu mekanismenya yaitu melalui efisiensi anggaran yang sedang dilakukan. Sehingga jalan kabupaten bisa menjadi aman dan nyaman.
Baca Juga: Kebijakan 5 Hari Sekolah di Pati Disebut Masih Perlu Dikaji Lagi
Selain mengandalkan APBD, ia mengatakan Pemkab Jepara juga berencana mengajukan utang atau pinjaman daerah. Targetnya, selama lima tahun kepemimpinan Wiwit-Hajar, Pemkab Jepara akan mengajukan utang ke pihak ke tiga sebesar Rp200 miliar.
Untuk tahun ini, ia menyebut Pemkab Jepara akan mengajukan utang kepada Bank Jateng sebesar Rp86 miliar. Utang tersebut rencananya akan difokuskan untuk memperbaiki infrastruktur jalan agar mulus dan nyaman.
Editor: Haikal Rosyada

