BETANEWS.ID, PATI – Menyikapi meningkatnya aktivitas masyarakat dalam berbagai hajatan seperti sedekah bumi, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati memastikan stok gas elpiji 3 kilogram dalam kondisi aman dan terkendali.
Kepala Bidang Perdagangan Disdagperin Pati, Koeswantoro, menegaskan hal ini usai melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pangkalan dan agen di wilayah Kecamatan Juwana, Kamis (8/5/2025).
Baca Juga: ‘Pasukan Bertopeng’ Kembali Gempur Rumah Petani Pundenrejo, Satu Perempuan Terluka
“Kami telah mengecek langsung ke beberapa titik distribusi. Stok elpiji 3 kilogram aman, dan kami pastikan tidak akan terjadi kelangkaan dalam waktu dekat,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi tambahan, Disdagperin juga telah mengajukan penambahan pasokan sebesar 120 ribu tabung gas elpiji untuk bulan Mei. Penambahan ini bertujuan agar distribusi tetap lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama saat banyaknya kegiatan warga.
Baca Juga: Dua Rumah Petani Pundenrejo Dirobohkan Orang Tak Dikenal, Warga Datangi Kantor Bupati Pati
“Setiap harinya distribusi mencapai 40 ribu tabung. Tahun ini total kuota mencapai 12 juta tabung, dan sejauh ini sudah terserap sekitar 40 persennya,” jelas Koeswantoro.
Dengan adanya penambahan kuota dan pemantauan intensif, Disdagperin optimistis tidak akan ada kekosongan elpiji di pasaran. Masyarakat pun diimbau untuk tidak panik dan membeli gas sesuai kebutuhan.
Editor: Haikal Rosyada

