BETANEWS.ID, JEPARA – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Jepara saat ini tengah memasuki masa kampanye. Dimana masing-masing Paslon saling mengumbar janji untuk mendapatkan dukungan suara.
Hal tersebut membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mulai bersiaga atau bersiap-siap menyisihkan anggaran untuk mengakomodir janji para Paslon.
Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Mancanegara Karimunjawa Naik 115 Persen
Sikap siaga atau bersiap-siap tersebut, menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jepara, Hasannudin Hermawan, merupakan sikap antisipasi. Pihaknya memprediksi akan ada program-program baru yang bakal dijalankan oleh kandidat terpilih.
“Kami siapkan juga, antisipasi setelah pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. Tentunya, dengan visi-misi yang disampaikan saat kampanye, itu pasti ada program prioritas. Biasanya akan dilaksanakan di awal kepemimpinan. Kami belum tahu istilahnya, misalnya 100 hari pertama kerja atau apa istilahnya,” katanya saat ditemui di Kantor Bappeda Jepara, Kamis (31/10/2024).
Pihaknya bahkan sudah menyampaikan hal tersebut kepada seluruh perangkat daerah. Sehingga mereka bisa bersiap untuk mengambil langkah antisipasi.
Meskipun hasil Pilkada belum ada, ia melihat sejauh ini terdapat persamaan visi-misi dari dua paslon di Pilkada Jepara. Seperti soal infrastruktur, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan insentif guru.
Terkait insentif guru misalnya, ia sudah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara. Begitu juga soal UMKM, ia juga sudah mengomunikasikan hal tersebut kepada Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) agar bersiap-siap.
“Tinggal nanti yang jadi siapa. Sekarang ini kita belum bisa bergerak,” katanya.
Sebagai informasi, terdapat dua paslon di Pilkada Jepara yaitu Paslon nomor urut 1 Nuruddin Amin – Mochammad Iqbal (Gus Nung – Iqbal) dan Witiarso Utomo – Muhammad Ibnu Hajar (Wiwit-Hajar) sudah banyak menyampaikan janji kampanye.
Soal infrastruktur misalnya, kedua paslon berjanji akan memperbaiki jalan-jalan rusak yang menjadi keluhan masyarakat Jepara.
Baca Juga: Sortir Lipat Surat Suara Pilkada Jepara Ditarget Selesai Tiga Hari
Kemudian terkait UMKM, kedua paslon sama-sama membuat program pendampingan bagi pelaku UMKM. Mulai dari peningkatan kualitas produk, akses permodalan dan akses pasar.
Sedangkan insentif guru, Paslon nomor urut 1 menjanjikan tunjangan sebesar Rp 500 ribu per bulan untuk guru pondok pesantren, guru TPQ, maupun guru Madun di Jepara.
Editor: Haikal Rosyada

