Jepara Bakal Bangun Monumen Ratu Kalinyamat, Ini Perkiraan Lokasinya

BETANEWS.ID, JEPARA – Usai ditetapkan menjadi pahlawan nasional oleh Presiden Jokowi pada tanggal 10 November 2023 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berencana untuk membangun Monumen Ratu Kalinyamat.

Hanif Kurniawan, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara menjelaskan bahwa lokasi pembangunan Monumen Ratu Kalinyamat sampai saat ini belum ditetapkan.

Baca Juga: Tiga Minggu Berjalan, Bawaslu Jepara Belum Temukan Pelanggaran Kampanye Pilkada

-Advertisement-

Ia mengatakan bahwa sempat ada usulan untuk membentuk garis imajiner yang menghubungkan tempat-tempat strategis di Jepara, seperti halnya garis imajiner di Yogyakarta.

“Nanti kita mau tempatkan dimana belum jelas. Kemarin ada usulan kalau bisa menetapkan garis imajiner Kota Jepara, niru seperti di Jogja,” katanya pada Sabtu, (19/10/2024).

Adapun lokasi yang diusulkan yaitu Simpang Ruwet Kelurahan Bulu Kecamatan Jepara, Area taman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Benteng VOC Jepara di Kelurahan Ujung Batu Kecamatan Jepara, dan di Kecamatan Kalinyamatan.

“Kalinyamatan menjadi opsi karena mengacu ke sejarah kerajaannya berasal dari sana,” ujarnya.

Sebagai pahlawan nasional yang wajahnya masih menjadi kontroversi, karena tidak terdapat dokumen yang menggambarkan sosok Ratu Kalinyamat, pihak DPUPR kemudian mengadakan riset dengan cara mengadakan sayembara dan seminar untuk mengkaji sosok Ratu Kalinyamat.

Seminar tersebut diharapkan bisa menjadi acuan untuk membuat sketsa wajah Ratu Kalinyamat berdasarkan kajian ilmiah.

“Wajah Ratu Kalinyamat yang saat ini beredar itu kan banyak diperdebatkan. Sehingga kita tidak berani kalau langsung diwujudkan (dalam bentuk sketsa). Kita melakukan riset terlebih dahulu, riset yang cepat ini seperti apa? Salah satunya kita bentuk sayembara,” jelasnya.

Baca Juga: Bank Jepara Artha Bangkrut, Pemkab Sebut Tak Mudah Dirikan Bank Baru

Sayembara tersebut akan dibuka hingga tanggal 1 November mendatang. Sketsa wajah yang sudah terkumpul nantinya akan diseleksi oleh tim dewan Juri. Karya yang masuk seleksi kemudian akan dipameekan pada tanggal 21 November di Gedung Wanita, Jepara.

“Pameran tersebut nanti sekaligus untuk mengkurasi karya peserta. Tim yang dinyatakan sebagai juara nanti akan kita libatkan untuk menyusun Detail Engineering Design (DED) monumen Ratu Kalinyamat,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

2 KOMENTAR

  1. Saya rasa monumen 3 srikandi ssh cukup… Apa mending buat alokasi perbaikan jalan yg terkenal jepara seribu lubang…. Klo g demi proyek yg di ada2kan

  2. Taruh di taman depan pasar Kalinyamat. Toh Kalinyamat blm punya monumen sendiri. Kecamatan lain dah pada punya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER