Diordean Bagikan Tips Mengajar Anak Usia Dini dengan Storytelling (2)

Aktivitas belajar di luar kelas PAUD Terpadu Kalirejo. Foto: Ahmad Rosyidi

“Misalnya, kita menjanjikan aktivitas menarik di akhir pelajaran, seperti membuat karya seni atau bermain lego. Dengan begitu anak-anak menjadi lebih tertarik untuk mendengarkan cerita hingga akhir,” bebernya.

Kemudian, pada momen-momen tertentu Diordean menyelingi ceritanya dengan elemen kejutan dan kegiatan praktis agar anak-anak tetap terlibat.

“Anak-anak cenderung mudah bosan, jadi penting untuk menjaga mereka tetap tertarik sepanjang sesi belajar,” jelasnya.

-Advertisement-

Ketika disinggung tentang agenda terdekat yang akan ia lakukan, Diordean mengaku sudah memiliki rencana akan kembali mengajar di Panti Asuhan Kristen Tanah Putih, Semarang.

Baca juga: Pendidikan Karakter di Sekolah PAUD Lebih Penting dari Calistung (2)

“Mulai pekan depan, rencana saya akan mengajar di panti asuhan setiap hari Sabtu,” kata siswa Kelas 2, SMA Internasional BINUS School Semarang itu.

Sumiyati, yang ikut menyaksikan secara penuh proses belajar anak didiknya bersama Diordean, sudi berbagi kesan kepada Betanews.id tentang cara mengajar Diordean. Kepala Sekolah PAUD Terpadu Kalirejo itu, mengakui bahwa ada sedikit tantangan bagi Diordean yang terbiasa komunikasi menggunakan Bahasa Inggris.

“Anak-anak mungkin sedikit kesulitan dengan Bahasa Inggris, tapi mereka tetap bisa menangkap apa yang disampaikan oleh Kak Dean. Mereka tetap paham dan tidak bingung,” jelasnya sambil tersenyum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER