Pendidikan Karakter di Sekolah PAUD Lebih Penting dari Calistung (2)

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang telah menerapkan pembelajaran berbasis inkuiri telah mulai diterapkan di sejumlah sekolah di Kabupaten Kudus beberapa tahun terakhir ini. Jumlah sekolah yang telah menerapkan metode pembelajaran yang tak menekankan pada kemampuan siswa pada pelajaran membaca, menulis dan berhitung (calistung), terus bertambah.

Setidaknya kini telah ada puluhan sekolah PAUD di Kudus telah menerapkan metode pembelajaran berbasis inkuiri. Sekitar tahun 2016, Bakti Pendidikan Djarum Foundation telah menginisiasi penerapan metode pembelajaran yang relatif masih baru ini. Kini ada sekitar 40 guru yang dilatih untuk menerapkan metode pembelajaran inkuiri, untuk kemudian diterapkan di sekolahnya masing-masing.

Karakter kritis, percaya diri, memahami konsep, bertanggung jawab, sangat kental dalam proses pembelajaran yang diterapkan. Pembelajaran tidak dilaksanakan dengan menekankan pada pelajaran calistung.

Vika Andina | Program Associate Bhakti Pendidikan Djarum Foundation

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, pada Pasal 69 ayat (5) disebutkan bahwa penerimaan peserta didik kelas 1 SD/MI atau bentuk lain yang sederajat tidak didasarkan pada hasil tes kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, atau bentuk tes lain. 

-Advertisement-

Baca juga: Outing Class, Program Pembelajaran PAUD Berbasis Inkuiri yang Asyik (1)

Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi sekolah-sekolah PAUD di Indonesia, termasuk di Kudus untuk memaksakan siswanya memiliki kemampuan calistung. Pada aturan tersebut juga ditegaskan, agar pendidikan untuk anak di usia dini harus lebih menekankan pada pendidikan karakter.

Kepada Betanews.id, Vika Andina, Program Associate Bhakti Pendidikan Djarum Foundation, menjelaskan, metode pendidikan inkuiri untuk anak usia dini, dilakukan untuk mendorong peserta didik memiliki pemikiran kritis, memahami konsep, percaya diri, bertanggung jawab, dan diharapkan menjadi sosok yang mandiri di masa depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER