BETANEWS.ID, JEPARA – Muhammad Tirza Nugroho (21), Mahasiswa asal Dukuh Bakalan, Kelurahan Bandungharho, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara menjadi korban pembacokan gangster di Daerah Gajah Mungkur, Kota Semarang pada Selasa (17/9/2024) dini hari.
Jenazah mahasiswa Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang tiba di kediamannya pada pukul 13.00 WIB dan langsung dimakamkan di TPU Bakalan, Kelurahan Bandungharjo sekitar pukul 14.00 WIB.
Baca Juga: Mahasiswa Asal Jepara Jadi Korban Pembacokan Gangster di Semarang
Tidak hanya kerabat dan tetangga, rombongan mahasiswa yang menjadi teman kuliahnya juga terlihat datang ke rumah duka. Fernando, mahasiswa asal Semarang yang merupakan teman kuliah Tirza bercerita bahwa korban merupakan sosok yang ramah dan sangat berkesan bagi temen-temannya.
“Dia juga sosok yang asik ya, selalu membawa energi -energi positif ya di lingkungan kami. Orangnya ramah dan sangat berkesan lah buat kami sosok Tirza ini,” katanya saat ditemui di rumah kediaman Tirza, Dukuh Bakalan, Kelurahan Bandungharjo, Selasa (17/9/2024).
Ia bercerita, terakhir bertemu langsung dengan Tirza sekitar satu minggu yang lalu saat jadwal pengisian Kartu Rencana Study (KRS). Namun semalam, ia mengaku masih sempat berkomunikasi langsung dengan Tirza melalui WhatsApp untuk membahas soal perkuliahan.
“Semalem masih sempet komunikasi, sekitar jam 7 jam 8 lah, bahas kuliah. Terus tadi pagi dapat kabar dari temen yang di TKP, terus langsung cabut ke Rumah Sakit Bhayangkara. Disana tapi ngga sempet ketemu langsung,” katanya.
Sementara itu, Sukamto (73), Kakek korban bercerita bahwa Tirza merupakan sosok anak yang pendiam dan tidak banyak bercerita. Namun meski begitu, Tirza merupakan sosok yang menurutnya penurut pada orang tua. Tirza merupakan cucu ke-4 dari anak keduanya. Dari pasangan Dwi Candra Yuli dan Etik.
“Anaknya pendiam, kalau ditanya ya jawab seadanya. Tapi anaknya penurut,” ujarnya.
Baca Juga: Lintasan Atletik Stadion GBK Jepara Ternyata Tak Masuk Anggaran Renovasi
Pihak keluarga, menurutnya mendapat informasi terliat kondisi Tirza dari teman yang menjadi saksi dalam kasus yang menimpa cucunya. Setelah mengetahui informasi tersebut, pihak keluarga berencana untuk datang langsung melihat kondisi Tirza di Semarang.
“Baru sampai Mlonggo, papanya dapat kabar dari temennya itu katanya suruh di rumah saja. Tirza sudah meninggal,” ujarnya.
Editor: Haikal Rosyada

