31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Inovasi Topping Bikin Kue Leker Jualan Tohari Laris Manis

BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah gerobak tampak berjajar di belakang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kudus. Satu di antaranya adalah gerobak bertuliskan Putri Leker Enak. Gerobak sederhana itu, menjadi saksi bisu perjalanan Tohari dalam merintis usaha kue leker.

Siapa sangka, jajanan sederhana seperti kue leker bisa disulap menjadi begitu istimewa di tangan Tohari. Jika biasanya kue leker hanya pakai topping cokelat atau keju, Tohari berani bereksperimen dengan berbagai kombinasi rasa yang lain.

“Ada yang saya padukan rasa manis dan gurih seperti pisang roti cokelat keju, hingga yang segar seperti stroberi dan bluberi. Saya ingin membuat kue leker yang berbeda dari yang lain, makanya saya membuat inovasi dengan berbagai macam topping,” ujar Tohari, Jumat (13/9/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Murah dan Krispi, Kue Leker di Pasar Ngablak Pati Ini Selalu Diserbu Pembeli

Selain inovasi pada topping, Tohari juga mencari cara agar kue lekernya bisa tipis dan renyah. Ia menjelaskan, dengan menggunakan wajan cembung yang mirip teflon, lapisan bagian pinggiran kue lekernya itu bisa menjadi lebih tipis dan renyah.

Inovasi Tohari dalam berjualan kue leker pun tak sia-sia. Menurutnya, banyak pelanggan yang datang lagi ke sana. Bahkan, dalam sehari ia mampu menjual dua hingga tiga kilogram adonan kue leker.

Tohari menjual kue lekernya dengan harga yang terjangkau, mulai Rp1.000 hingga Rp2.500. Omzet yang diperoleh pun cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kalau kisaran, ya, berkisar antara Rp150.000 hingga Rp300.000 sehari. Lumayan lah, cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” bebernya.

Baca juga: Inovasi Rujak Crobo Khas Orang Mitoni Berpadu dengan Es Krim di Jepara

Ia menambahakan, sebelum mantap berjualan di lokasi tersebut, Tohari mengaku sempat jualan keliling dan berpindah-pindah tempat. Setelah menemukan tempat yang tepat, dia ingin menetap agar pelanggannya lebih mudah ketika ingin menikmati kue lekernya.

“Saya, kan, sudah jualan lama. Antara delapan hingga sembilan tahun lah. Alhamdulillah sekarang sudah punya pelanggan setia,” tambahnya sambil tersenyum.

Penulis: Rizki Indriani, Mahasiswa Magang PBSI UMK

Editor: Ahmad Rosyidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER