Warga Menawan Kudus Sukses Tanam Tembakau, Hasil Panen Perdananya Bagus

BETANEWS.ID, KUDUS – Petani tembakau di Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus melakukan panen perdana, Rabu (7/8/2024). Petani senang karena tanaman bahan baku utama rokok itu bisa tumbuh subur dan hasil panennya memuaskan.

“Ini baru pertama kali panen tembakau. Ternyata memang hasilnya bagus, subur, dan berhasil memanen. Tanah di sini juga cocok ditanami tembakau, buktinya daun tembakau saat dipanen ini bagus,” ungkap salah satu petani, Sutrisno.

Usai panen tembakau pihaknya tidak langsung menjualnya ke tengkulak, melainkan ingin dijual dalam kondisi kering atau melalui proses perajangan dan pengeringan. Menurutnya, harga tembakau kering lebih mahal dan bisa menghasilkan keuntungan besar bagi petani.

-Advertisement-

Baca juga: Tanam Tembakau 2 Ha, Cuan Ratusan Juta Rupiah Menanti Petani Desa Menawan

“Ini pengennya dijual berupa daun kering yang harganya lebih tinggi dari pada daun basah. Petani pengennya laku sesuai dengan operasional di lahan,” ujarnya.

Menurutnya, tembakau jenis Pranjak, Madura itu merupakan jenis unggulan yang harganya tinggi di pasaran.

“Untuk di Desa Menawan ini, lahan yang ditanami tembakau baru dua hektare. Satu hektare saya garap sekitar ada 11-12 ribu pohon. Untuk proses penanaman hingga panen, tembakau membutuhkan waktu selama tiga bulan. Karena di bulan ke empat harus ditanami tanaman lain,” jelasnya.

Meski saat ini dia belum tahu harga tembakau terkini, Sutrisno berharap harganya di kala panen seperti ini bisa tinggi. Ia mengaku, harga pasaran tembakau jenis Pranjak, Madura, biasanya terjual lebih dari Rp100 ribu per kilogramnya.

Baca juga: Tak Semata Karena Cuan, Ini Alasan Petani Menawan Bersedia Tanam Tembakau

“Harapannya harus ada tengkulak masuk ke sini dan ada bos yang menyuplai di sini untuk proses kering, dan petani bisa menyimpan. Sehingga, bakul bisa mengambil kering maupun basah,” harapnya.

“Untuk dinas terkait, terima kasih banyak sudah memberi benih secukupnya, diberi pupuk dan alat penyemaian serta dibantu mencari pembeli,” tambah Sutrisno.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER