KPI IAIN Kudus Siapkan Talenta Terbaik untuk Meka TV

BETANEWS.ID, KUDUS – Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, menggelar acara Visiting Lecture Praktik Mikro Penyiaran, Selasa (12/8/2024). Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Integrated Laboratory, Lantai 3 IAIN Kudus itu merupakan tindak lanjut dari Menara Kampus (Meka) TV Got Talent.

Nuril Maghfirah, direktur Meka TV mengungkapkan, bahwa sebelumnya ada 58 mahasiswa yang mengikuti seleksi Meka TV Got Talent. Setelah diseleksi, ada 38 mahasiswa yang lolos dan mengikuti pelatihan tersebut.

Baca Juga: Judol Merajalela, Komisi XI DPR RI Gandeng OJK Beri Literasi Keuangan ke Pelajar Kudus

-Advertisement-

“Terdekat teman-teman yang tergabung di Meka TV ini akan membuat liputan penerimaan mahasiswa baru. Hari ini mereka mulai latihan praktik, didampingi langsung oleh Mas Woko, Pimpinan Redaksi Betanews.id,” terangnya.

Nuril juga menjelaskan, 38 mahasiswa tersebut kedepan akan menjalankan program-program Meka TV. Rencananya, Meka TV akan membuat beberapa program, di antaranya program liputan seputaran kampus.

“Selain itu juga ada Talk Show yang kemarin sudah kami uji coba. Lalu ada program ragam macam informasi (Ramai), kemudian ada serba serbi bilan ramadhan (Sabar) dan program edukasi,” benernya.

Sementara itu, Zulfana Izzatin Nisa, satu di antara peserta, mengaku telah mendapat pengalaman penting dari pelatihan tersebut. Meski dirinya sudah pernah melakukan praktik liputan hingga pembuatan film, namun dia sering mengesampingkan outline ketika proses di lapangan.

“Meski waktunya terbilang singkat, tapi ini tadi ada pelajaran penting bagi saya, yaitu mematangkan outline sebelum membuat liputan. Hal itu agar memudahkan proses ketika dilapangan maupun editingnya,” ungkap warga Mejobo, Kudus itu.

Izza juga berbagi cerita tentang praktik liputan bersama timnya. Meski sudah menentukan apa yang akan diliput dan membuat outline, dia mengaku kebingungan pada pembuatan narasi.

“Kami lupa menentukan fokus nilai pada beritanya, jadi sempat bingung ketika ditanya hal menarik apa yang akan kami angkat. Outline kami malah fokus pada pengambilan gambarnya, sehingga saat pembuatan narasi tadi sempat bingung. Mungkin karena waktunya singkat,” ucapnya sambil tersenyum.

Sejumlah mahasiswa yang dibagi menjadi lima kelompok liputan itu, sempat dicecer Suwoko dengan berbagai pertanyaan. Dia juga mengevaluasi satu persatu hasil liputan.

Baca Juga: Musthofa Sebut Berantas Judi Online Tak Semudah Balikkan Tangan

Dia kembali menekankan pentingnya membuat outline pada liputan video. Menurutnya, hal itu akan mempermudah pekerjaan mereka.

“Outline akan sangat membantu pekerjaan kita. Dibuat kolom tabel, jika sudah diambil gambarnya tinggal checklist. Apalagi ini dikerjakan bersama tim, jadi butuh mematangkan outline-nya sebelum eksekusi,” jelasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER