31 C
Kudus
Rabu, Juli 17, 2024

PAD Diprediksi Tak Capai Target, Disparbud Imbau Warga Wisata di Jepara Saja

BETANEWS.ID, JEPARA – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, Muh Eko Udyyono, memprediksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisita hanya mampu terealisasi Rp4,5 miliar dari target Rp5,7 miliar.

Ia mengatakan, gagalnya capai target itu karena saat ini objek pariwisata di Kabupaten Jepara sudah menjamur, baik yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara maupun dari pihak desa.

Menurutnya, hingga Juni 2024, PAD pariwisata baru terealisasi sekitar Rp2,3 miliar atau 42 persen. Padahal, ia menargetkan Juni realisasi PAD bisa mencapai Rp3,7 miliar.

-Advertisement-

Baca juga: Museum Kartini Cukup Sepi Pengunjung saat Libur Sekolah, Kalah dengan Objek Lain?

“Kita lihat kalau dari tahun ke tahun, realisasi PAD di 2022 Rp2,5 miliar, 2023 Rp3,4 miliar, 2024 ini, perkiraan realistis Rp4,5 miliar lah. Tetap naik satu miliar,” katanya, Jumat (5/7/2024).

Selain itu, alasan lainnya juga imbas dari adanya bencana alam berupa banjir yang terjadi di wilayah Demak, Kudus, Jepara pada Februari lalu. Bencana itu berdampak pada pekan syawalan, April lalu, yang seharusnya menjadi momen menaikkan kunjungan wisata juga tidak terealisasi.

Dari yang tadinya sepekan selama syawalan, ia menarget mampu menyumbang PAD senilai Rp1,5 miliar, hanya mampu terealisasi Rp800 juta.

Meski begitu, ia tetap berupaya menaikkan jumlah kunjungan dengan mempromosikan Wisata Jepara melalui berbagai event, baik yang sudah digelar, maupun yang masih rencan.

Baca juga: Libur Sekolah, Perputaran Uang di Karimunjawa Capai Rp1,2 Miliar per Hari

Ia mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pegiat wisata di Kabupetan Jepara untuk mengadakan event di salah satu objek wisata dalam waktu dekat.

“Selain itu kita juga koordinasi dengan dinas terkait, dengan Dinas Pendidikan misalnya, agar memberikan imbauan kepada anak sekolah supaya berwisatanya di Jepara saja, supaya bisa lebih mengenal Jepara,” katanya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER