Sejumlah Kafe di Tepi Pantai Pelayaran Jepara Terbakar

BETANEWS.ID, JEPARA– Sejumlah kafe yang berada di Pantai Pelayaran, Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan/Kabupaten Jepara terbakar pada Senin, (16/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dari rekaman video amatir yang diterima Betanews.id, api tampak membumbung tinggi, membakar warung yang terbuat dari bahan kayu.

Kepala Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jepara, Edy Marwoto menyebutkan area yang terbakar cukup luas. Yaitu sekitar 10×40 meter.

-Advertisement-

Kemudian karena material warung yang mudah terbakar, api baru berhasil dipadamkan setelah tiga jam pemadaman atau sekitar pukul 02.00 WIB di hari selanjutnya.

Terdapat empat unit mobil yang diberangkatkan untuk memadamkan api. Yaitu dua unit mobil pemadam milik Damkar, satu unit mobil tangki air dari BPBD Jepara, serta unit mobil pemadam milik PMI Jepara.

Baca juga: Difasilitasi Mudik Gratis, Inilah Wujud Terima Kasih Unik Pedagang Bakso kepada Gubernur Ahmad Luthfi

“Tadi malam ada kebakaran yang terjadi di sejumlah warung kafe yang ada di Pantai Pelayaran, area yang terbuka cukup luas, taksiran kerugian sekitar Rp400 juta,” ungkap Edy dalam laporan resmi yang diterima Betanews.id, Selasa (17/3/2026).

Dalam proses pemadaman, total terdapat 14 anggota yang terlibat. Dengan rincian, lima anggota dari Damkar Jepara, lima anggota dari BPBD Jepara, dan empat anggota dari PMI Jepara.

Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jepara, AKP M.Faizal Wildan Umar Rela mengatakan peristiwa kebakaran itu diduga akibat korsleting di salah satu warung.

Total terdapat tiga warung yang terbakar dalam peristiwa itu. Yaitu Warung Ono Kedai milik M.Iqbal (30), Warga Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan.

Warung Kedai Samudra milik Menara Daud (52), Warga Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo serta Warung Kedai Jeparadaise milik Suswanti (44), Warga Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Jepara.

“Dari keterangan saksi sumber apinya berasal dari Kedai Jeparadaise karena korsleting listrik,” kata Wildan.

Selain karena material warung yang terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar, kondisi angin juga cukup kencang karena berada di tepi pantai sehingga api dengan cepat menjalar ke warung yang berada di sebelah kanan dan kirinya.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, meskipun total kerugian cukup besar,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER