31 C
Kudus
Rabu, Juli 24, 2024

Nekad Resign Meski Sudah Pegawai Tetap, Afif Kini Mulai Sukses Jual Kue Pancong Lumer

BETANEWS.ID, KUDUS – Noor Afif Ariyanto tampak cukup sibuk melayani sejumlah pembeli yang berdatangan di lapaknya, sebelah Selatan Museum Kretek, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Ia tampak cekatan menuangkan adonan kue pancong hingga jajanan tersebut bisa dibawa pulang pembayarnya.

Di sela-sela kesibukannya itu, Afif masih bersedia menjelaskan usaha yang dirintis usai nekad resign dari kerjaan yang sudah ia geluti selama 10 tahun. Ia memulai usaha tersebut karena mempunyai cita-cita tidak mau menua di perusahaan dalam mencari nafkah.

“Karena dari awal saya memang tidak ingin menua di perusahaan sebagai pekerja, sehingga menurut saya ini menjadi salah satu momen pas. Sebab, saat saya coba usaha itu sangat menyenangkan dan penuh adrenalin,” ungkapnya, Jumat (21/6/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Kisah Hajar, Pegawai Pabrik yang Punya Usaha Sampingan Beromzet Rp1,5 Juta Sehari

Ia menjelaskan, pertama kali menjalani usahanya sendiri dengan berjualan masker saat masa pandemi. Selain itu, ia juga pernah menjual celana cinos dan mocok berjualan di lapak milik temannya. Hal itu justru membuka matanya untuk lebih fokus berwirausaha dan mengesampingkan pola di zona nyaman.

Meski usaha jualan celana cinos tak membuahkan hasil. Namun ia punya tekad besar untuk lebih berkembang dalam menjalani kehidupan dengan usaha. Ide usaha membuka kue pancong lahir, ketika ia mencari inspirasi usaha di YouTube. Waktu itu, ia melihat kue pancong di daerah Bekasi yang memang sedang viral dan laku keras.

“Awalnya saya pengen jualan bakaran sosis dan telur gulung. Namun, di Kudus sudah banyak yang berjualan itu. Jadi saya mencari peluang usaha yang memang jarang dijual di Kudus. Respon awal buka ini juga banyak yang penasaran, sehingga menjadi peluang dan prospek bagus dalam usaha,” tuturnya.

Namun, katanya, sebelum menemukan resep pas saat berjualan kue pancong tersebut, Afif mengaku melakukan percobaan sampai lima kali. Akhirnya dengan perkembangan waktu, selama ia buka sejak September 2023, kini lapaknya mampu menghabiskan hingga 3 kilogram adonan dalam sehari.

Baca juga: Cita-Cita jadi Pengacara Pupus, Yono Kini Jadi Pebisnis Ulung yang Punya Banyak Usaha

“Jadi sebelum jualan di sini, jualan di daerah Prambatan selama lima bulan. Lalu dua bulan terakhir ini buka di sini. Sehari bisa menjual hingga 60-65 porsi,” ujar bapak satu anak itu.

Dengan pendapatan tersebut, ia mengaku bahwa penghasilan jika dikalkulasi dalam sebulan, bisa bersaing dengan gaji di perusahaan yang ia jalani selama ini. Bahkan menurutnya, dengan berjualan, pendapatan yang didapatkan lebih banyak dari gaji.

“Saya resign dari perusahaan baru dua bulan terakhir ini. Jadi selama menjalankan usaha ini, saya juga jualan setelah bekerja di perusahaan,” imbuh warga Desa Gribig RT 3 RW 7, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus tersebut.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER