BETANEWS.ID, KUDUS – Jumlah murid baru di sejumlah sekolah Kabupaten Kudus, utamanya sekolah dasar (SD), akhir-akhir ini semakin turun. Bahkan beberapa sekolah di tahun ajaran baru ini minim sekali murid yang mendaftar. Salah satunya adalah SD 1 Wates yang berada di Desa Wates, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.
Hal tersebut memunculkan wacana repgrouping atau penggabungan sekolah oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus.
Baca Juga: Program Perbaikan 115 Sekolah di Kabupaten Kudus Mulai Jalan, Target Rampung Oktober 2024
Kepala SD 1 Wates, Arif Wijayanto menyampaiakan, sekolah yang ia pimpin itu masuk dalam rencana sekolah yang akan direpgruping. Informasi itu ia dapatkan dari Disdikpora, mulai awal tahun 2024. Lantaran jumlah total siswa mulai kelas 1-6, kurang dari 60 siswa.
“Karena informasinya, total jumlah siswa yang tidak lebih dari 60 murid akan digabung atau marger. Sehingga pada tahun ajaran baru ini, kami tidak sosialisasi kepada para wali murid seperti sekolah lain. Tapi kami juga tetap membuka pendaftaran, cuma tidak mencari. Alhamdulillah mendapat dua siswa,” bebernya, Kamis (25/7/2024).
Meski begitu, pihaknya mengaku setuju jika hal tersebut benar adanya. Karena jumlah siswa yang minim, sehingga membuat akses sarpras dan pengembangan ekstrakulikuler akan susah karena Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tak mencukupi.
“Kalau memang benar digabung, harapan saya semoga bisa diterima di SD depan (SD 3 Wates) dan dianggap sebagai murid di sana, tidak ada perbedaan,” ujarnya.
Terlebih, SD 3 Wates yang berada dalam satu lingkungan dengan SD 1 Wates itu memiliki fasilitas sarana prasarana bagus dan lengkap. Sehingga akan lebih bagus untuk peserta didik mendapatkan fasilitas dalam pembelajaran.
“Tapi kalau tidak, Alhamdulillah karena kami masih semangat mengajar walaupun jumlah guru kurang dan saling mengisi. Tapi pada intinya kami tetap mengikuti program dari Disdikpora Kudus,” ujarnya.
Baca Juga: Kasihan, SD Negeri di Kudus Ini Hanya Dapat 1 Siswa
Di tahun ajaran baru kali ini, kata Arif, total jumlah siswa SD 1 Wates, sebanyak 25 siswa. Rinciannya, kelas 1 ada dua siswa, kelas 2 ada enam siswa, kelas 3 ada tiga siswa, kelas 4 ada tujuh siswa, kelas 5 ada tiga siswa, dan kelas 6 ada empat siswa.
“Sebetulnya jumlahnya ada 26 siswa, tapi satu siswa kelas 4, sudah pindah ke sekolah lain. Karena ada kakaknya alumni sini yang sekolah sambil mondok, sehingga ditarik kesana juga,” jelasnya.
Editor: Haikal Rosyada

