31 C
Kudus
Jumat, Juli 12, 2024

Jalan Kudus-Purwodadi Mulai Diperbaiki, Anggarannya Capai Rp2,9 M

BETANEWS.ID, KUDUS – Jalan Kudus-Purwodadi, Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan dan Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati yang rusak parah mulai diperbaiki. Proyek yang menelan anggaran Rp2,9 miliar itu ditargetkan rampung pada September 2024.

Konsultan Jalan Jati Klambu, Adi Slamet Prasetyo, mengatakan, pekerjaan segmen dua atau di Km 61+977 hingga Km 62+625 mulai sejak Sabtu (29/6/2024). Pengerjaannya mulai dari pembongkaran breaker untuk menyamakan tinggi jalan sebelumnya.

Pekerja sedang mengerjakan perbaikan Jalan Kudus-Purwodadi di Desa Kalirejo, Undaan. Foto: Kaerul Umam

“Untuk hari ini kami nanti akan melakukan pengecoran benol di jalan yang dibongkar, yang kemudian dilanjutkan pengecoran struktur jalan pada Kamis (4/7/2024),” bebernya, Selasa (2/7/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Jalan Gondosari-Menawan Rusak Parah, Sering Akibatkan Kecelakaan hingga Nyawa Melayang

Pengecoran struktur jalan, katanya, menggunakan Beton Rigid FS 45 dengan metode tulangan atau menggunakan besi di dalamnya. Hal itu dikarenakan struktur tanah yang gerak.

“Jadi untuk metode ini tergantung dan menyesuaikan tanah yang ada. Sebab, struktur tanah di sini labil (gerak), jadi dikasih tulangan,” ungkapnya.

Menurutnya, peninggian jalan pda dua segmen itu totalnya 354 meter, dengan lebar 6 meter dan tinggi 25 sentimeter. Pihaknya akan melakukan pekerjaan dengan cepat karena mobilitas di jalan tersebut tinggi.

“Normalnya dengan Beton Rigid FS 45, kering sampai 28 hari. Berhubung lokasinya padat kendaraan, jadi kita tidak menunggu sampai 28 hari. Nanti kita kasih kualitas mutu atau campuran yang sekiranya bisa cepat dilalui kendaraan,” jelasnya.

Baca juga: Warga Keluhkan Jalan Rusak, Masan: ‘Anggaran Ada tapi Tak Segera Dibangun’

Sementara itu, pengerjaan jalan di segmen satu atau yang berada di Desa Tanjungkarang, akan dilakukan secara paralel atau dalam waktu dekat ini. Artinya pengerjaan di sana tidak harus menunggu sampai perbaikan jalan di segmen dua selesai.

“Di segmen satu rencana dikerjakan secara paralel. Jadi tidak menunggu pengerjaan di segmen dua ini selesai. karena tujuannya, untuk percepatan pengerjaan, soalnya kendaraan di sini lumayan padat. Nanti kalau molor progres kita akan terlambat,” ujarnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER