Emi Rela Beli Nasi Jangkrik Rp25 Ribu, Bahkan Ada yang Jual Rp50 Ribu

BETANEWS.ID, KUDUS – Nasi Jangkrik di Haul Sunan Kudus menjadi magnet ribuan warga dari berbagai daerah. Mereka rela antre sedak subuh untuk mendapatkan nasi yang dipercaya mengandung berkah tersebut. Warga yang ogah antre dan berdesakan bahkan rela membeli milik orang lain.

Emi Setyoningsih misalnya. Ia mengaku membeli dengan harga Rp25 ribu per bungkus karena tidak ingin antre tapi mau nasi jangkrik yang dipercaya mengandung berkah Sunan Kudus.

“Nasi jangkrik Haul Sunan Kudus, kan, adanya setahun sekali. Dan, insyaAllah ada berkahnya. Oleh karena itu saya rela beli,” ujar warga Desa Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu tersebut, Selasa (16/7/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Ribuan Orang Tumpah Ruah Antre Nasi Jangkrik Sunan Kudus Sejak Subuh

Banyaknya warga yang enggan antre dan memilih membeli ini lantas dimanfaatkan beberapa orang untuk meraup cuan dengan berjualan nasi jangkrik.

Salah satu penjual nasi jangkrik, Kecik, mengaku, berangkat fajar untuk mengantre nasi jangkrik. Setelah dapat, kemudian dijual dengan harga Rp50 ribu.

“Tapi antre, kan, dapatnya hanya satu bungkus saja. Makanya kemudian saya beli dari para pengantre untuk saya jual lagi,” ujar Kecik di sekitar parkir Menara Kudus,

Dia mengungkapkan, membeli nasi jangkrik dari para pengantre dengan harga Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per bungkusnya. Kemudian, nasi Jangkrik tersebut dijualnya dengan harga Rp50 ribu per bungkus.

“Ada yang beli, kok. Saya sudah jual puluhan bungkus nasi jangkrik yang sudah saya jual,” bebernya.

Baca juga: Dapat Jodoh, Panen Berlimpah, hingga Cepat Hafiz Alquran Jadi Alasan Warga Berburu Nasi Jangkrik

Dia mengungkapkan, nasi jangkrik dipercaya masyarakat mengandung berkah Kanjeng Sunan Kudus sehingga banyak orang yang ingin mendapatkannya, termasuk dengan cara membeli.

“Nasi jangkrik ini dipercaya membawa berkah. Selain itu juga bisa menyembuhkan segala penyakit. Makanya laku dijual,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Humas Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), Denny Nur Hakim mengungkapkan, tahun ini ada sebanyak 22 ekor kerbau dan 68 ekor kambing yang disembelih hasil dari sodaqoh masyarakat. Sementara untuk berasa yang akan dimasak sekitar ada 9,1 ton beras, juga dari sedekoh masyarakat.

“Untuk total bungkusan, rencana kita sekitar 40.000 bungkus. Jadi itu hasil dari sedeqoh dari masyarakat, berupa nasi dan hewan,” jelasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER