31 C
Kudus
Rabu, Juli 17, 2024

Susah Cari Sepatu Ukuran Jumbo jadi Ide Usaha Sinyo yang Kini Sudah Punya Banyak Pelanggan

BETANEWS.ID, KUDUS – Sinyo (27) terlihat sedang duduk di meja kasir Toko Sinyo Store 97, Jalan Sosrokartono, Desa Bacin, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. sembari menunggu pembeli, ia terlihat memainkan ponsel.

Sejauh mata memandang, berbagai sisi toko tersebut dipenuhi dengan berbagai lini produk, mulai dari sepatu, celana, hingga atasan.

Kepada betanews.id, Sinyo sudi memberikan informasi soal awal membuka usaha thrifting. Menurutnya, ide busa usaha itu berawal dari susahnya mencari sepatu ukuran jumbo di Indonesia. Pencarian itu membuat dia berpikir untuk menjualnya agar orang-orang dengan kasus sama tak perlu cari hingga ke luar negeri.

-Advertisement-

Baca juga: Produk Thrift di Sinyo Store 97 Kudus Ini Kualitasnya Bagus, Kayak Barang Baru

“Awalnya itu mau cari ukuran sepatu 45-46 di Indonesia, kan, susah, ya. Kebetulan ketemunya produk luar di Pasar Senin Jakarta. Karena suka sama brand dan modelnya akhirnya beli,” jelasnya, Jumat (17/05/2024).

Tepatnya pada 2017 lalu, Sinyo memulai usaha thriftingnya, yakni berawal dari iseng menjual sepatu koleksinya yang berukuran besar. Siapa yang menyangka jika unggahannya itu diminati banyakorang.

“Malah sekarang sepatu koleksiku sudah habis soalnya kebanyakan pembeli itu bakal suka sama produk itu kalau ada contoh yang pakai barangnya. Dulu modalnya cuma Rp500 ribuan buat buka usahanya dan sekarang sudah punya offline store,” ujarnya.

Meskipun begitu, dirinya menuturkan, dulunya tak banyak orang yang berminat untuk membeli produk second, sehingga dia harus memberikan edukasi kepada calon pembeli.

Baca juga: Sempat Dicurangi Saat Rintis Usaha, Arista Buktikan Kini Punya Usaha Mapan

“Orang-orang mikirnya kalau produk second itu takut nanti ada penyakitnya atau gimana gitu. Terus juga banyak yang bilang second, kok, harganya mahal. Padahal kalau yang paham thrifting pasti tahulah, apalagi memang aku jualnya barang orisinal,” katanya.

Menurut Sinyo, produk-produk thrifting sudah mulai naik dan punya banyak peminat. Namun, saat ini yang menjadi kendala adalah produknya mulai sedikit.

“Sekarang itu udah punya offline store tapi terkendala produknya yang cukup susah dicari. Dibanding dulu itu beda banget,” ujarnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Anita Purnama
Anita Purnama
Jurnalis Beta Media

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER