31 C
Kudus
Kamis, Juli 18, 2024

Penggilingan Daging di Iduladha Ini Menurun, Tak Banyak yang Kurban Kah?

BETANEWS.ID, KUDUS – Usaha penggilingan daging menjadi salah satu tempat yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mengolah daging kurban. Namun, tak seperti tahun-tahun sebelumnya, usaha tersebut rupanya tak seramai biasanya.

Pengelola Penggilingan Daging Pak Sugianto, Sudirno, menyampaikan, tahun ini minat warga untuk menggilingkan daging menurun drastis. Bahkan, penurunannya mencapai 50 persen.

“Kalau tahun sekarang nggak kayak dulu, Mas. Sekarang itu, ya, setiap tahun pasti berkurang. Kalau dulu antreannya sekitar lima meter, sekarang itu kayak biasa,” katanya di penggilingan yang berada di Pasar Bitingan itu, Rabu (19/6/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Warga Kudus Serbu Penggilingan Usai Dapat Daging Kurban

Ia menjelaskan, faktor utama berkurangnya minat masyarakat karena rasa tak seperti bakso yang dijual di pinggir jalan. Hal itu disebabkan lamanya daging disimpan di kulkas atau tidak lagi segar.

“Faktornya orang yang pernah giling daging itu rasanya beda saat dibuat bakso. Kalau daging kurban itu, kan, dagingnya nginep (disimpan dulu), jadi tidak fresh. Sehingga, rasanya beda dengan bakso yang dijual di pinggir jalan,” ungkapnya.

Meski begitu, penggilingan daging di tempatnya tetap masih terhitung ramai. Menurutnya, pada saat hari biasa omzetnya mencapai Rp2 juta sehari. Sedangkan kini bisa mendapatkan sekitar Rp3-4 juta.

Ia menuturkan, mulai ramainya warga berbondong-bondong ke tempat giling dirasakan baru kemarin. Ia memperkirakan ramaianya penggilingan sampai dua pekan usai Hari Raya Iduladha.

“Karena orang-orang sudah pada tahu kalau awal-awal ramai. Jadi mereka lebih memilih menunggu sampai sepi,” ujarnya.

Baca juga: Masjid Menara Kudus Sembelih 15 Kerbau dan 33 Kambing, Bagikan 10 Ribu Bungkus

Dalam melayani jasa giling daging itu, katanya, ia mematok dengan harga Rp4 ribu per kilogram untuk pedagang bakso. Sementara untuk warga biasa Rp5 ribu. Sedangkan untuk pelayanan buka mulai pukul 5.00-12.00 WIB.

“Soalnya kalau seperti tahun lalu, seharian buka sampai magrib. Karena memang antreannya banyak sekali. Tapi kalau ini tidak bisa seperti itu. Kita menyesuaikan dengan keadaannya,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER