31 C
Kudus
Sabtu, Juni 15, 2024

Pembebasan Lahan Belum Kelar, Proyek Kolam Retensi di Jati Wetan Kudus Terus Jalan

BETANEWS.ID, KUDUS – Pembebasan lahan proyek kolam retensi di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus disebut belum beres. Padahal, pembangunan kolam yang akan menghabiskan anggaran Rp350 miliar itu sudah berjalan sejak lima bulan lalu.

Direktur Teknis Lapangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Nisar Suci Raharjo, menyampaikan, pembebasan lahan milik warga ini masih dalam tahap aprasial atau penafsiran harga. Prosesnya juga sudah disosialisasikan dan disepakati pemilik lahan.

“Nantinya setelah keluar nilai penafsiran harga kita akan sosialisasikan lagi. Ketika sudah menjadi kesepakatan, lalu kita bayarkan,” bebernya, beberapa waktu lalu.

-Advertisement-

Baca juga: Telan Anggaran Rp350 M, Proyek Kolam Retensi di Jati Wetan Ditarget Kelar Akhir 2024

Menurutnya, kolam retensi itu butuh lahan 5.5 hektare. Dari luasan tersebut, kurang lebih empat hektare adalah lahan milik warga atau tepatnya 3,75 hektare.

“Kurang lebih ada enam bidang lahan milik enam warga yang dalam proses pembebasan. Totalnya ada lima hektare,” ujar Nisar di proyek yang saat ini mencapai 16 persen itu.

Terpisah, Kepala Desa Jati Wetan, Agus Susanto, mengatakan, lahan milik warga yang dibebaskan kurang lebih ada 4 hektare. Rinciannya, dua hektar milik empat warga Desa Jati Wetan dan dua hektare milik Hasan Putra.

“Proses pembebasan lahan memang belum rampung untuk penentuan harganya. Tapi, dari pihak warga memang sudah sepakat dan setuju lahannya untuk pembangunan kolam retensi. Sehingga kemudian dilakukan pembangunan,” ujar Susanto melalui sambungan telepon, Selasan (4/6/2024).

Baca juga: Tinjau Proyek Kolam Retensi, Masan: ‘InsyaAllah Banjir di Jati Akan Terselesaikan’

Terkait pembebasan lahan tersebut, lanjut Susanto, Pemerintah Desa Jati Wetan hanya memfasilitasi saja antara pihak BBWS dan warga pemilik tanah. Untuk ketentuan harga atau ganti untung bagi warga, pihaknya tak mengetahui secara pasti nominalnya.

Dia pun berharap, proses pembebasan lahan bisa berjalan lancar. Begitu juga pembangunan kolam retensi yang mulai berjalan juga tidak mengalami kendala.

“Harapannya, nanti dengan adanya kolam retensi, Kecamatan Jati khususnya Desa Jati Wetan bisa terbebas dari banjir tahunan,” harap Susanto.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER