31 C
Kudus
Rabu, Juli 17, 2024

Pelajar dan Mahasiswa Pati di Luar Kota Kena Bully Akibat Kasus Sukolilo

BETANEWS.ID, PATI – Warga Pati, terutama pelajar dan mahasiswa yang berada di luar kota menjadi bahan bullyan atau perundungan karena kasus yang terjadi di Sukolilo, Pati, beberapa waktu yang lalu.

Diketahui, beberapa titik yang berada di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati berubah menjadi nama-nama yang berkonotasi negatif pada Google Maps seperti Penadah Kendaraan, penadah kendaraan rental, beban negara hingga penadah mobil profesional dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Kapolda Jateng Sebut Kejadian di Sumbersoko Sukolilo Bisa Menimpa Daerah Lain

-Advertisement-

Adapun alasan terkait perubahan nama dan tagging yang disematkan pada Google Maps untuk wilayah Sukolilo, Pati tersebut, tak lepas dengan kasus pengeroyokan bos rental mobil asal Jakarta hingga tewas yang terjadi pada Kamis (6/6/2024).

Kejadian tersebut terjadi tepatnya di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.

Perubahan nama dan tagging yang disematkan pada Google Maps itu, ternyata berdampak besar bagi warga Kecamatan Sukolilo secara umum. Terutama mereka yang berada di luar Kabupaten Pati.

“Sudah dua minggu ini, wilayah kami Sukolilo di Google Maps ditandai dengan kampung maling, kampung penadah pencurian, ini merugikan kami semua. Terutama anak-anak kami yang sedang kuliah, sekolah di luar kota, ini kena bulli, ” ujar Supriyanto, Ketua Asosiasi BPD Kecamatan Sukolilo, Jumat (21/6/2024).

Terkait kondisi itu, ia meminta tolong agar Sukolilo dilindungi. Karena menurutnya, Sukolilo tidak seperti yang apa yang disematkan warganet yang begitu santer akhir-akhir ini.

Ia menyebut, bahwa Sukolilo warganya cinta damai, apalagi mayoritas penduduknya merupakan petani.

Terkait dengan peristiwa yang terjadi di Sumbersoko, pihaknya mengaku sangat mendukung adanya penegakan hukum dari aparat kepolisian.

“Kalaupun ada penegakan hukum saya sangat mendukung. Siapa yang berbuat harus ditangkap, dihukum seadil-adilnya. Jangan desa-desa lain satu kecamatan kena imbas semua,” ungkapnya.

Baca Juga: Kapolda Upayakan Penamaan yang Aneh-aneh Wilayah Sukolilo di Google Maps Akan Diganti

Dirinya berharap, pihak kepolisian atau instansi terkait untuk menghapus penamaan nama-nama negatif di maps wilayah Sukolilo. Karena dengan tagging aneh-aneh di maps tersebut, merugikan warga Sukolilo dan Pati secara umum.

“Kami yang tidak tahu apa-apa, kami petani yang mau ke sawah resah, kami yang tidak mengerti permasalahan itu menjadi terganggu. Kita tidak sejelek itu. Kami mengutuk keras kejadian itu, polisi harus mengusut tuntas itu, menghukum siapa yang berbuat itu,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER