31 C
Kudus
Kamis, Juli 18, 2024

Komitmen Kudus Bebas Stunting 2024: PKK Gelar Pelatihan Menu Sehat

BETANEWS.ID, KUDUS – Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus menyelenggarakan pelatihan pembuatan menu cegah stunting melalui program Kedai Balita. Acara yang berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Kabupaten Kudus ini resmi ditutup oleh Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Aini Hasan Chabibie, Rabu (26/6/2024).

Dalam sambutannya, Aini Hasan Chabibie menegaskan pentingnya mengatasi masalah stunting yang masih menjadi perhatian utama di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Kudus.

“Stunting adalah masalah serius yang memerlukan penanganan kolaboratif dari berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Kudus berkomitmen untuk menurunkan angka stunting hingga nol kasus pada 2024,” ujarnya.

-Advertisement-

Baca juga: Siapkan Makanan Pencegah Stunting di Setiap Desa, TP PKK Kudus Kembangkan Kedai Balita

Aini berharap, pelatihan ini bisa memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan para kader PKK di tingkat kecamatan dan desa untuk mengaplikasikan menu sehat yang bisa mencegah stunting.

“Kedai Balita SI CANTIK ini diharapkan menjadi model pemenuhan gizi balita yang bisa ditiru oleh setiap kecamatan di Kabupaten Kudus,” tambahnya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Baby Cafe yang memberikan inspirasi serta motivasi mengenai peluang usaha dengan mengelola Kedai Balita. Para peserta diajak untuk memahami cara menyusun menu yang seimbang dan kaya gizi untuk balita, yang merupakan langkah penting dalam pencegahan stunting.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop, dan UKM) Kabupaten Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati, akan mendukung penuh kegiatan pelatihan yang diperlukan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus.

Baca juga: Percepat Penurunan Angka Stunting, Pemkab Kudus Andalkan Si-Cantik

“Kami siap mendukung dengan fasilitas yang ada di UPT BLK Disnakertrans UKM. Harapannya, para kader PKK dapat membawa pulang ilmu dan keterampilan baru yang bermanfaat, tidak hanya untuk keluarga mereka sendiri tetapi juga untuk masyarakat luas. Sehingga, dapat tercipta lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari stunting,” jelas Rini.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan terbentuk lebih banyak inisiatif lokal yang berkontribusi dalam upaya nasional menurunkan angka stunting secara signifikan. Ke depannya, program ini diharapkan mampu mendukung target Kudus bebas stunting pada tahun 2024 dan seterusnya. (adv)

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER