31 C
Kudus
Rabu, Juli 24, 2024

Kerugian Negara Akibat Rokok Ilegal Diperkirakan Capai Rp16 Triliun

BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerika Ahli Pertama, Bea Cukai Kudus Budi Santoso mengatakan bawa produksi rokok di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 318 miliar batang. Dimana 6,6% atau 20 miliar hingga 21 miliar batang diantaranya merupakan rokok ilegal.

Rokok ilegal tersebut menurutnya kebanyakan berjenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) yang perbatangnya dijual dengan harga Rp669. Sehingga jika dikalikan 21 miliar batang potensi kerugian negara sekitar Rp14-15 triliun.

Baca Juga: Masih Ada 6.432 Anak Tidak Sekolah, Pemkab Jepara Minta Kades Temukan Anak Itu

-Advertisement-

Jumlah tersebut menurutnya hanya berdasarkan cukai yang dikenakan dan belum termasuk pajak rokok dan pajak yang lain.

“Sehingga jika dihitung total perkiraan potensi kerugian negara selama satu tahun akibat rokok ilegal mencapai kurang lebih Rp16 triliun,” katanya pada Selasa (25/6/2204) saat mengikuti dialog interaktif “Sosialisasi dan Pencegahan Rokok Ilegal” di Radio Kartini Jepara.

Sementara itu, untuk menjerat para pelaku rokok ilegal, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Jepara, Eko Winarno menyampaikan para pelaku akan dijerat sesuai dengan alur hukum yang berlaku di Kejaksaan Negeri Jepara.

Pertama pihaknya akan menerima berkas penyidikan dari Bea Cukai. Setelah dikaji dan dirasa mencukupi syarat formil maka berkas tersebut akan diajukan ke persidangan.

“Untuk tahun 2023 yang masuk ke kami ada 7 berkas. Sedangkan di tahun 2024 ini yang sudah naik ada 2 perkara,” katanya.

Sementara itu, Perwakilan dari Sekretariat Provinsi Jawa Tengah, Bagus Rachmoyojati mengingatkan dengan adanya kenaikan cukai memungkinkan adanya kenaikan peredaran rokok ilegal.

Baca Juga: Masih Ada 6.432 Anak Tidak Sekolah, Pemkab Jepara Minta Kades Temukan Anak Itu

Untuk itu dirinya meminta seluruh stakeholder untuk bekerjasama dalam menggempur rokok ilegal.

“Kami selaku Sekretariat DBHCHT Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Jepara yang sudah baik dalam pengelolaannya, sudah bersinergi dan kami harap koordinasi semakin ditingkatkan karena seiring waktu regulasi mengikuti kedinamisan di masyarakat,” pesannya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER