31 C
Kudus
Kamis, Juli 18, 2024

Kasus Hukum Perdata Tersangka Tambak Udang Karimunjawa Tetap Lanjut

BETANEWS.ID, JEPARA – Kepala Seksi Wilayah II Ditjen Gakkum, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jabalnusra, Agus Mardiyanto, memastikan bahwa kasus hukum perdata yang menjerat empat orang tersangka kasus pencemaran lingkungan akibat tambak udang ilegal di Karimunjawa bakal tetap berlanjut.

Ia menyebut, terdapat dua tim yang dibentuk oleh Ditjen Gakkum dalam menyelesaikan kasus pencemaran lingkungan di Karimunjawa, yaitu tim hukum pidana dan hukum perdata.

Saat ini tim penyidik dari kasus hukum perdata yang berada di Direktorat Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup (PSLH) masih terus menghitung nilai kerugian lingkungan akibat pencemaran limbah tambak udang di Karimunjawa.

-Advertisement-

Baca juga: 4 Tersangka Tambak Udang Karimunjawa Terancam 10 Tahun Penjara

“Sekarang ini masih diusut untuk gugatan perdatanya untuk mengajukan ganti rugi akibat pencemaran lingkungan yang dilakukan petambak Karimunjawa,” katanya saat ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri Jepara, Senin (10/6/2024).

Dalam menghitung kerugian lingkungan, ia menyebut tim PSLH telah menggandeng tim ahli dari Institusi Pertanian Bogor (IPB). Dari PSLH, sebenarnya sudah menghitung nilai kerugian lingkungan di Karimunjawa. Namun, untuk memastikan jumlah totalnya, tim PSLH masih menunggu hasil dari tim ahli IPB. 

“Kerugian (lingkungan) di Karimunjawa sudah kita hitung semua, tetapi jumlah pastinya masih menunggu hasil tim ahli dari IPB,” ujarnya. 

Dari tim PSLH, menurutnya, belum bisa memastikan kapan penghitungan tersebut akan selesai. Akan tetapi, ia memastikan bahwa Ditjen Gakkum akan menyelesaikan kasus pencemaran lingkungan di Karimunjawa hingga tuntas. 

“Yang pasti proses itu (hukum perdata) tidak akan berhenti. Karena itu sudah arahan dari Bu Menteri dan Pak Ditjen kami, untuk memastikan kasus ini (pencemaran lingkungan di Karimunjawa) harus tuntas,” katanya.

Baca juga: Tersangka Tambak Udang Karimunjawa Bakal Dikenakan Pasal Berlapis

Sebagai informasi, Ditjen Gakkum KLHK telah melimpahkan penyidikan kasus hukum pidana pencemaran lingkungan akibat limbah tambak udang ilegal di Karimunjawa kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, yang kemudian langsung dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Jepara.

Empat orang tersangka yaitu Mirah Sanusi Darwiyah, Teguh Santoso, Sutrisno (Warga Karimunjawa) dan Sugiyanto (Warga Surabaya) telah ditahan di Rutan Kelas II Jepara.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER