31 C
Kudus
Sabtu, Juni 15, 2024

4 Tersangka Tambak Udang Karimunjawa Terancam 10 Tahun Penjara

BETANEWS.ID, JEPARA – Empat tersangka kasus pencemaran lingkungan akibat limbah tambak udang di Pulau Karimunjawa resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Jepara. Mereka adalah Sutrisno, Teguh Santoso, Mirah Sanusi Darwiyah (Warga Karimunjawa) dan Sugiyanto, (Warga Surabaya).

Sebelum ditahan Kejaksaan Negeri Jepara, tiga orang tersangka yaitu Mirah, Teguh Santoso, dan Sutrisno sempat mengajukan proses praperadilan kepada Pengadilan Negeri Jepara. Salah satu tuntutannya yaitu membatalkan penetapan tersangka.

Akan tetapi, melalui sidang putusan praperadilan pada Senin (10/6/2024), hakim Pengadilan Negeri Jepara menolak gugatan tersebut.

-Advertisement-

Baca juga: Banding Diterima, Daniel Aktivis Lingkungan Karimunjawa Divonis Bebas

“Dengan tidak terpenuhinya syarat formalitas permohonan pemohon maka dalil pemohon tidak perlu untuk dipertimbangkan lebih lanjut. Sehingga, permohonan praperadilan pemohon tidak dapat diterima,” ungkap Hakim Pengadilan Negeri Jepara, Meirina Dewi Setiawati di Ruang Cakra, Pengadilan Negeri Jepara.

Setelah putusan praperadilan ditolak, Balai Penegakan Hukum (Gakkum), KLHK Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara kemudian melimpahkan berkas penyidikan tahap dua kepada Kejaksaan Tinggi Semarang yang kemudian langsung diteruskan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jepara.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Jepara, Irvan Surya, menjelaskan, selain pelimpahan tersangka juga dilakukan pelimpahan barang bukti berupa pipa inlet dan outlet.

“Dan untuk empat orang tersangka saat ini kita titipkan di Rutan Jepara selama 20 hari ke depan,” ungkapnya.

Baca juga: Tersangka Tambak Udang Karimunjawa Bakal Dikenakan Pasal Berlapis

Setelah ini, Kejaksaan Negeri Jepara akan melengkapi berkas dakwaan untuk selanjutnya dilimpahkan kepada Pengadilan Negeri Jepara.

Kepada empat orang tersangka, pihaknya akan menjerat dengan Pasal 40 Ayat 2, Juncto Pasal 33 ayat 3, UU RI Nomor 5 tahun 1900 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun.

Selain itu juga ada pasal 98 ayat 1 UU RI Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan ancaman hukuman minimal tiga tahun, maksimal 10 tahun.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER