Ibu dari Calon Pengantin yang Tewas Mengenaskan, Minta Pelaku Dihukum Mati

BETANEWS.ID, PATI – Ratri Pramudita (21), warga Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Pati, rencananya pada 10 Juni 2024 mendatang bakal melangsungkan pernikahan dengan pria asal Rembang. Namun, nasib nahas dialami oleh perempuan yang kesehariannya bekerja di toko sandal tersebut.

Sepekan menjelang pernikahannya, ia harus pergi selama-lamanya dengan cara yang tragis. Ia tewas di tangan KA alias Udin, yang informasinya pernah memiliki hubungan dekat.

Baca JUga: Polisi Beberkan Hasil Autopsi Calon Pengantin di Pati yang Dihabisi Sang Mantan

-Advertisement-

Udin, secara sadis menghabisi nyawa Ratri, di sebuah kamar rumah milik pelaku pada Selasa (4/6/2024). Hal ini, diduga karena tersangka sakit hati terhdap korban yang mau menikah dengan orang lain.

Berdasarkan penuturan Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin, korban dibunuh dengan cara dibenturkan kepalanya terlebih dahulu ke tembok.

“Setelah korban tidak sadarkan diri, kemudian tersangka mengambil gunting dan pisau. Selanjutnya benda itu digunakan untuk menggorok leher korban,” ujar Kasat Reskrim, Rabu (5/6/2024).

Terkait kasus pembunuhan yang terjadi ini, terungkap fakta, bahwa tersangka sudah merencanakan untuk membunuh korban. Sehingga tersangka memanggil korban untuk datang ke rumahnya,.

“Terkait kasus ini, tersangka didakwa Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP, yakni dugaan tindak pidana pembunuhan berencana. Pelaku diancam hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara 20 tahun,” ungkapnya.

Sementara itu, ibu korban yaitu Suntari (40), meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

“Ya minta dihukum yang berat. Ya nyawa harus dibayar nyawa,” ucapnya.

Sang ibu korban pun bercerita, kalau tak punya firasat apapun akan kepergian anaknya selamanya. Selasa (4/6/2024) pagi, sekitar pukul 8.00 WIB, anaknya katanya mengambil handphone di rumah pelaku yaitu KA alias Udin.

Baca Juga: Ibu Korban Pembunuhan di Jaken Pati Ungkap Pelaku dan Anaknya Tidak Pacaran

Namun, hingga pukul 9.00 WIB, anaknya tak kunjung pulang, hingga akhirnya mendapatkan kabar buruk. Bahwa anaknya tewas dibunuh oleh Udin.

“Ya gak punya firasat apa-apa ya. Ya firasatnya, itu kok gak pulang-pulang,” ungkapnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER