BETANEWS.ID, PATI – Suasana duka masih menyelimuti rumah almarhum Ratri Pramudita, wanita 21 tahun yang menjadi korban pembunuhan. Tampak warga masih datang silih berganti ke rumah sederhana yang berada di RT 5 RW 1 Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati itu, untuk menyampaikan duka cita kepada keluarga yang ditinggalkan.
Suntari (40), yang merupakan ibu korban, terlihat menyalami tamu yang datang ke rumahnya. Matanya tampak masih sembab akibat menangis.
Baca Juga: Motif Pria di Pati Tega Bunuh Sang Kekasih, Diduga Sakit Hati Ditinggal Nikah
Sang ibu korban pun bercerita, kalau tak punya firasat apapun akan kepergian anaknya selamanya. Selasa (4/6/2024) pagi, sekitar pukul 8.00 WIB, anaknya katanya mengambil handphone di rumah pelaku yaitu KA alias Udin.
Namun, hingga pukul 9.00 WIB, anaknya tak kunjung pulang, hingga akhirnya mendapatkan kabar buruk. Bahwa anaknya tewas dibunuh oleh Udin.
“Ya gak punya firasat apa-apa ya. Ya firasatnya, itu kok gak pulang-pulang,” ujar Suntari, Rabu (6/6/2024).
Ia pun menepis rumor yang beredar di media sosial terkait anaknya yang memiliki hubungan dekat dengan pelaku, yaitu Udin.
“Kalau pacaran itu tidak. Tapi, kalau si Udin suka dengan anak saya itu iya. Tapi anak saya tidak merespon,” imbuhnya.
Suntari juga menyampaikan, bahwa sang anak sebenarnya akan melangsungkan pernikahan pada Senin (10/6/2024) depan. Calon suami korban merupakan warga asal Rembang.
Sementara itu, Sulasto, Sekretaris Desa Ronggo menyampaikan, berdasarkan informasi yang didapatkan, bahwa antara korban dengan pelaku, dulunya sempat berpacaran, namun sudah putus.
Ia mengatakan, bahwa pihaknya belum tahu pasti terkait peristiwa yang terjadi. Sebab, kejadiannya begitu cepat.
Baca Juga: Sepekan Lagi Menikah, Wanita di Pati Ini Tewas di Tangan Sang Kekasih
“Kejadiannya memang begitu cepat kemarin itu. Yang perempuan ini datang ke rumah cowok. Katanya kan HP-nya yang perempuan ini hilang dan ditemukan sang cowok itu. Lalu perempuan ini ngambil tersebut.Nah terus terjadi itu,” kata Sulasto.
Katanya, ketika peristiwa tersebut terjadi, rumah pelaku dalam kondisinya kosong. Orang tua pelaku sedang bekerja.
Editor: Haikal Rosyada

