31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

Es Cincau Hijau di Dersalam Ini Cepat Habis, Harganya Cuma Rp3 Ribu

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria paruh baya tampak melayani pembeli di Jalan Raya Pati-Kudus, Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kudus, atau depan Ganesha Operation. Pria bernama Suparno (62), itu terlihat sedang membuat es cincau yang akan dibungkus oleh pembeli.

Setelah melayani pembeli itu, ia tampak langsung berkemas-kemas karena dagangannya sudah habis. Supar memang selalu pulang cepat karena dagangannya laris manis. Setiap harinnya dia berdagang mulai pukul 9.00-13.00 WIB.

Es cincau hijau jualan Supar di depan Ganesha Operation. Foto: Vera Melinda

“Bisa dikatakan setiap hari saya jualan, asal tidak sedang sakit atau ada acara. Saya bawa tidak banyak, sekitar 40 porsi saja. Harga per porsinya ini Rp3.000,” ungkapnya, pekan lalu.

-Advertisement-

Baca juga: Es Teller 99, Jujugan Orang-Orang yang Cari Kesegaran di Jepara

Dengan membawa sepeda motor dan gerobak berwarna hijau bertuliskan Es Cincau Hijau Idolaku, Supar mengaku tidak pernah berpindah-pindah lokasi. Hal itu agar pelanggan tidak kesulitan ketika ingin membeli.

 “Saya menetap di sini biar pelanggan juga tidak bingung. Takutnya kalau pindah-pindah pelanggan bingung,” ucapnya.

 Supar mulai berjualan es cincau pada September 2023 lalu. Meski terbilang baru, pelanggannya sudah cukup banyak.

Cincau yang dia jual merupakan buatan warga asli Bandung. Supar juga membeberkan, bahwa cincau tersebut dibuat dari daun cincau yang dipetik dari pohonnya, kemudian diblender dan direbus hingga jadi cincau. Dalam penyajiannya, cincau itu diberi kuah santan dan pemanis yang terbuat dari gula aren asli.

Baca juga: Berkah Kemarau, Penjual Es Teler Ini Bisa Raup Omzet hingga Rp700 Ribu Sehari

 “Jujur saja, cincau yang saya dapatkan ini berasal dari orang Bandung yang tinggal di sekitar sini. Saya beli cincaunya sekitar satu toples. Untuk air, saya pakai air santan dan menggunakan gula aren Jawa,” bebernya.

Supar menambahkan, setelah pulang siang hari, sorenya dia akan kembali lagi untuk berjualan minuman dan makanan ringan.

“Sorenya saya ke sini lagi, tapi dagangannya sudah bukan es cincau. Tapi, ya, makanan ringan, seperti mie gelas gitu lah,” tambah Supar.

Penulis: Vera Melinda, Mahasiswa Magang UMK

Editor: Ahmad Rosyidi

Redaksi
Redaksi
Beta adalah media online yang lahir di era digital. Berita yang disajikan unik, menarik dan inspiratif. Serta dikmas dalam bentuk tilisan, foto dan video.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER