31 C
Kudus
Jumat, Juli 12, 2024

Buruh Rokok Djarum Terima Bantuan DBHCHT Senilai Rp3,9 M

BETANEWS.ID, KUDUS – Buruh rokok Djarum menerima bantuan langsung tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari Pemprov Jateng senilai Rp3,9 miliar.

Penyerahan BLT dilakukan secara simbolis kepada 32 ribu pekerja itu dilaksanakan di Brak Djarum Pengkol Kudus, Kamis (20/6/2024).

Baca Juga: Percepat Penurunan Angka Stunting, Pemkab Kudus Andalkan Si-Cantik

-Advertisement-

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jateng, Sumarno mengatakan, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) salah satu penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) adalah untuk untuk bantuan sosial bagi para pekerja atau buruh rokok dan petani tembakau. Karena di Kudus tak ada petani tembakau, maka yang dapat BLT adalah buruh rokok.

“Buruh rokok di Kudus yang dapat BLT cukai tak semua dicover oleh Pemprov Jateng, tapi juga ada yang dari Pemkab Kudus. Sebab, Kudus mendapatkan dana cukai terbesar di Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.

BLT cukai dari Pemprov Jateng ini diberikan kepada buruh rokok di Kudus yang berasal dari lain daerah. Misal, Demak, Jepara dan daerah lainnya.

“Di tahun 2024 ini ada empat penyaluran BLT cukai untuk buruh rokok. Yang penyalurannya akan dilakukan dua tahap atau dirapel dua bulan dengan nominal Rp600 ribu atau Rp300 ribu per bulan,” bebernya.

Dia menuturkan, pemberian BLT cukai kepada buruh rokok sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah. Satu di antaranya adalah untuk penurunan angka kemiskinan.

“Harapan kami BLT ini bisa tak hanya digunakan untuk barang konsumtif saja, tapi bisa digunakan untuk penunjang aktifitas kerja. Misal tadi ada buruh yang bilang uang BLT akan digunakan untuk membayar angsuran motor, karena motor digunakan untuk transportasi dari rumah ke tempat kerja,” harapnya.

Sementara itu, Slamet Rahardjo, Deputy General Manager Public Affairs PT. Djarum mengatakan, jumlah buruh rokok yang menerima BLT di brak Sigaret Kretek Tangan (SKT) Pengkol ada 1.448 orang. Total nominal yang disalurkan kurang lebih Rp868,8 juta.

“Sementara jumlah buruh PT Djarum yang menerima BLT dari Pemprov Jateng sebanyak 6.541 orang. Total nominal yang disalurkan kurang lebih Rp3,9 miliar,” ujarnya.

Salah satu buruh PT Djarum yakni, Nur Aini mengatakan, sangat senang mendapatkan BLT dari Pemprov Jateng. Nominal yang diterimanya kurang lebih Rp600 ribu.

“Tahun ini sudah dapat dua kali, yang pertama Rp600 ribu dan sekarang juga sama,” ujarnya.

Baca Juga: Penggilingan Daging di Iduladha Ini Menurun, Tak Banyak yang Kurban Kah?

Warga Desa Ngemplik, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak tersebut mengatakan, uang BLT tersebut akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Misal untuk beli beras dan lainnya.

“Uangnya akan kami gunakan untuk beli kebutuhan keluarga. Beli sembako dan lainnya,” ungkapnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER