31 C
Kudus
Kamis, Juli 18, 2024

BLT Buruh Rokok dari Pemprov Jateng Sudah Cair, dari Pemkab Kudus Kapan?

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada 32 ribu buruh rokok di Kudus, Kamis (20/6/2024). Masing-masing buruh mendapatkan Rp600 ribu untuk dua bulan.

Buruh rokok Kudus yang mendapatkan BLT cukai dari Pemprov Jateng adalah pekerja yang berasal dari lain daerah. Bahkan mereka sudah mendapatkan BLT cukai rokok empat kali yang penyalurannya dirapel dua kali.

Penyaluran BLT cukai dari Pemprov Jateng dikhawatirkan menimbulkan kecemburuan bagi buruh rokok asli Kudus. Sebab, hingga pertengahan tahun, BLT cukai rokok dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tak kunjung cair.

-Advertisement-

Baca juga: Buruh Rokok Djarum Terima Bantuan DBHCHT Senilai Rp3,9 M

Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie, mengatakan, belum cairnya BLT karena pihaknya sempat terkendala tuntutan Federasi Serikat Pekerja (FSP) Rokok Tembakau Makanan Minuman (RTMM) yang meminta penyaluran tetap empat kali.

Insyallah tuntutan itu akan dipenuhi, empat kali. Persoalan anggarannya nanti bisa dicarikan. Masalah penyalurannya, insyaAllah kami koordinasikan dengan teman-teman Dinsos Kudus,” beber Hasan di Brak Djarum Pengkol Kudus, Kamis (20/6/2024).

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Kudus, Agung Karyanto, mengatakan, penyaluran BLT cukai rokok dari Pemkab Kudus rencananya dibagikan bulan depan, Juli 2024. Total BLT cukai rokok dari Pemkab Kudus sebesar Rp39 miliar.

“Tahun ini dapat BLT cukai rokok tiga kali. Namun, penyalurannya langsung dirapel tiga kali, nominalnya Rp900 ribu per orang,” ujar Agung.

Baca juga: BLT Cukai ‘Disunat’, Serikat Buruh Rokok Protes ke Sekda Kudus

Menurutnya, penyaluran tiga kali itu karena alokasi dana cukai rokok untuk BLT hanya cukup untuk tiga kali penyaluran. Kemungkinan, yang satu kali penyaluran akan melalui APBD perubahan.

“Apabila empat kali penyaluran kemungkinan skemanya 3+1. Tiga kali penyaluran di tahun anggaran murni dan di perubahan anggaran satu kali,” bebernya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER