31 C
Kudus
Selasa, Juni 25, 2024

Sebulan Kekeringan, Warga Tambahagung Terpaksa Mandi Pakai Air Galon

BETANEWS.ID, KUDUS – Sudah sebulan warga Desa Tambahagung, Kecamatan Tambakromo, Pati terdampak kekeringan. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga ada yang cari air ke desa lain atau membeli air galon.

Kondisi ini membuat warga sangat menantikan bantuan air bersih dari Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati, maupun relawan. Namun, bantuan air bersih dari BPBD dan PMI, tak setiap hari datang. Biasanya, bantuan datang dua hari sekali.

Salah satu warga, Kiswanto menyebut, kekeringan sudah terjadi sebulan terakhir. Kalau tidak ada dropping air bersih, ia terpaksa harus ”ngangsu” atau mengambil air dari tempat yang cukup jauh. Ia harus menempuh jarak hingga 1,5 Km untuk mendapatkan air bersih.

-Advertisement-

Baca juga: Sejumlah Wilayah di Kabupaten Pati Mulai Dilanda Kekeringan

”Sudah satu bulan setengah mengalami kekeringan. Untuk mencukupi kebutuhan, ngangsu dari tempat jauh. Kira-kira 1,5 km. Pakai motor,” ujarnya, Sabtu (25/5/2024).

Pengeluarannya pun membengkak. Ia harus menambah pengeluaran untuk bensin.

Ngangsu sudah bolak-balik. Bawa tiga galon. cukup satu hari. Untuk memenuhi bak di rumah hanya cukup untuk kebutuhan sehari. Biaya bensin ya membengkak,” ungkapnya.

Baca juga: Masuki Musim Kemarau, Masyarakat Diminta Lebih Berhati-hati Bakar Lahan

Warga lain, Kartubi, bahkan terpaksa harus membeli air galon guna mencukupi kebutuhan sehari-hari. Makanya, warga sangat butuh keberadaan bantuan air bersih, sebab warga sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

“Ya beli, Rp4 ribu satu galon. Kalau untuk mandi saja, untuk orang satu rumah itu ya sekitar enam galon,” ucapnya, Sabtu (25/5/2024).

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER