BETANEWS.ID, KUDUS – Persiku Kudus memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga 3 Nasional usai mengalahkan Unsa FC dengan skor 1-0 di Stadion Wergu Wetan, Selasa (14/5/2024). Satu-satunya gol dalam laga kedua Grup 5 itu dilesakkan oleh Akbar Rizky Awan melalui titik penalti pada menit ke 53.
Pelatih Persiku, Denny Rumba, mengaku kurang puas dengan hasil itu. Pihaknya akan mengevaluasi permainan tim untuk menjalani laga terakhir melawan Persiba Bantul.
“Hasil akhir kita berjuang keras dan dapat kemenangan. Meskipun sudah mengunci tiket, namun saya banyak evaluasi pada pola permainan dan adanya beberapa pemain yang cedera,” katanya.
Baca juga: Menang 1-0 Atas PS HW UMY, Persiku Pimpin Klasemen Grup 5 Babak 32 Besar Liga 3 Nasional
Pelatih asal Semarang tersebut mengeluhkan stamina anak asuhnya yang belum maksimal. Walaupun sudah pasti lolos ke babak berikutnya, dirinya tak ingin jemawa dan tetap fokus pada pertandingan terakhir.
“Laga terakhir kita akan mengerahkan potensi kita. Saya juga akan melakukan rotasi pemain untuk memberi jam terbang dan menjaga kebugaran. Terkait stamina, latihan fisik kita masih kurang, saya akui di menit 75 mereka sudah mulai kelelahan,” tukasnya.
Sementara itu, pencetak gol Persiku, Akbar Rizky Awan mengaku puas dengan hasil tersebut. Dirinya menyebut bahwa ini sebagai awal untuk target selanjutnya ke Liga 2.
“Kemenangan ini untuk seluruh tim, ini sebagai langkah awal dan harus membuat kita berjuang lebih keras, evaluasi harus kami lakukan karena babak selanjutnya di 16 besar seluruh lawan dipastikan lebih sulit,” jelasnya.
Baca juga: Imbang Lawan Unsa FC, Persiba Keluhkan Buruknya Lapangan Stadion Wergu Wetan
Disisi lain, Pelatih Kepala Unsa FC, Ahmad Arif mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan wasit yang menunjuk titik pinalti. Padahal, katanya, pelanggaran yang dilakukan oleh anak asuhnya tersebut berada jauh di luar kotak pinalti.
“Saya ucapkan terima kasih kepada pemain yang telah berjuang maksimal, meskipun kalah, namun saya tetap bangga atas perjuangan mereka. Namun, keputusan wasit mengenai pemilihan yang masih diluar kotak pinalti mengecewakan harapan kami,” keluhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

