BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa orang terlihat menikmati makanan di sebuah rumah makan dengan dekorasi sederhana, Jalan Krajan 1 Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Beberapa pelayan tampak mondar-mandir mengantarkan pesanan atau membersihkan meja.
Tempat bernama Mindo Mentai itu memang sedang ramai jadi perbincangan karena menyediakan kuliner Jepang dengan harga ramah kantong. Menurut pemilik kedai, Dhida Rahtu Benayya, tempatnya menyediakan chicken katsu, chicken skin, tuna, dan Beef.
“Pembeli juga dapat memilih nasi atau mi sebagai makanan utama. Selain itu, juga terdapat makanan ringan seperti dimsum yang terdapat dua pilihan, yaitu goreng dan kukus,” bebernya, beberapa waktu lalu.
Baca juga: Jual Jajanan Khas Bandung di UMK, Zaki Bisa Raup Omzet hingga Rp500 Ribu Sehari
Terkait harga, Dhida sapaan akrabnya, membeberkan, varian menu utama mulai harga Rp13 ribu hingga Rp30 ribu. Sedangkan dimsum dari Rp13 ribu hingga Rp25 ribu..
“Selain makanan, kami juga menawarkan berbagai varian kopi, seperti kopi tubruk, Vietnam drip, hazzelnutt latte, serta ada minuman lainnya mulai dari air mineral, teh, cokelat, dan masih banyak lagi. Untuk minumannya mulai harga Rp5 ribu hingga Rp15 ribu,” bebernya.
“Jadi harganya masih ramah di kantong lah. Menu best seller di sini sih chicken katsu dan tuna. Ke depannya ada rencana untuk menambah varian menu lain, seperti sushi,” imbuhnya.
Menurutnya, Mindo Mentai merupakan tempat yang cocok untuk berkumpul bersama keluarga maupun teman dengan menikmati mentai sauce. Selain melayani makan di tempat, Mindo Mentai juga melayani pesanan secara daring menggunakan Instagram, GrabFood, GoFood atau ShopeeFood.
Baca juga: Cuma Buka Setengah Hari, Sego Godong Jati Rendeng Kudus Tak Pernah Sepi Pembeli
Dhida menambahkan, ide membuka usaha tersebut muncul dari rasa penasaran setelah menonton konten influencer yang makan mentai sauce. Ia kemudian berpikir bahwa makanan itu belum ada di Kudus, lalu muncul ide usaha menjual makanan khas Jepang.
Dengan keahlian memasak yang ia dapatkan sebagai lulusan SMK jurusan tata boga, Dhida kemudian belajar cara memasak makan khas Jepang dari YouTube.
Penulis: Ila Wulan Windari, Mahasiswa Magang UMK
Editor: Ahmad Rosyidi

