BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa koleksi yang dimiliki Museum Kretek Kudus dikonservasi di ruang laboratorium atau ruang konservasi Museum Kretek.
Untuk diketahui, beberapa koleksi yang akan dikonservasi itu ada dua jenis koleksi yakni koleksi teknologika dan koleksi historika. Koleksi teknologika berupa bungkus rokok dari sejumlah perusahaan yang dihibahkan ke Museum Kretek. Sementara jenis koleksi historika berupa repro foto dan dukumen tentang kretek.

Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Sudarman mengatakan, kegiatan konservasi museum secara regulasi memang sudah menjadi keabsahan setiap tahunnya, sebagai perawatan dan pemeliharaan sebuah koleksi yang ada.
Baca Juga: 88 Guru Bahasa Indonesia di Kudus Ikuti Workshop Teater
Di tahun ini, katanya, konservasi lebih ditekankan untuk koleksi berbahan kertas. Dimana sebagian besar koleksi di Museum Kretek paling banyak adalah koleksi kertas. Selain itu, kondisi koleksi berjenis teknologika dan historika itu dengan kondisi yang memang sudah memprihatinkan.
“Tahun ini kita bekerjasama dengan Museum Monumen Pers Nasional, karena di museum tersebut banyak tenaga-tenaga ahli konservasi yang paham dengan koleksi yang berhubungan dengan bahan kertas. Dan kebetulan, tahun ini memang kita fokus konservasi koleksi berbahan kertas,” ungkapnya, Senin (20/5/2024).
Kegiatan rutin setiap tahunnya yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Non Fisik, katanya, tahun ini Museum Kretek melakukan konservasi koleksi sebanyak 40 buah. Koleksi tersebut berupa bungkus rokok, repro foto, dan dokumen seperti surat, amplop, dan lain sebagainya.
Baca juga: PT Nojorono Hibahkan Set Alat Giling Rokok Antik ke Museum Kretek
“Target kita lakukan konservasi sebanyak 40 koleksi. Di antaranya meliputi, surat peninggalan Mbah Nitisemito, surat administrasi, bungkus rokok. Misalkan target itu bisa selesai sebelumnya, ada penambahan lagi, mengingat ada banyak yang memang butuh dilakukan konservasi,” bebernya.
Ia menuturkan, setelah kegiatan konservasi, pihaknya juga melakukan tahapan selanjutnya yaitu kajian koleksi yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan depan. Sehingga kegiatan rutin tersebut akan selalu dilakukan setiap tahunnya.
Baca Juga: Serapan APBD Rendah, Ketua DPRD Kudus: ‘Kinerja Pemkab Terlalu Lamban’
D sisi lain, Konservator Museum Monumen Pers Nasional, Reza Anandiraka menambahkan, banyak koleksi di Museum Kretek, terutama koleksi kertas yang perlu perawatan secara khusus. Pihaknya dalam melakukan konservasi mendapati koleksi yang memang sudah rusak dan bagian tulisan dalam dokumen sudah tak terlihat.
“Kendala mungkin karena koleksi yang memang sudah sangat lama, seperti tadi menemukan amplop yang mungkin tulisannya sudah memudar dan juga ada yang bagian surat memang sudah tipis sekali. Itu perlu hati-hati untuk memperlakukannya untuk penambalan,” imbuhnya. (adv)
Editor: Haikal Rosyada

