31 C
Kudus
Minggu, Mei 19, 2024

Jual 6 Bidang Bengkok Desa, Mantan Sekdes Cendono Kudus Ditetapkan Tersangka

BETANEWS.ID, KUDUS- Mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, FR (58), ditetapkan sebagai Tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penjualan enam bidang Tanah Kas Desa pada 2005, 2009, 2010, 2012, dan 2014.

Wakapolres Kudus, Kompol Satya Adi Nugraha, menjelaskan, Polisi telah menggeledah kantor Desa Cendono dan rumah tersangka di Kecamatan Dawe. Hasilnya, polisi menyita barang bukti sejumlah dokumen, yaitu satu berkas Persetujuan Penetapan keputusan Kepala Desa Cendono tentang tukar menukar sebagian tanah kas Desa Cendono untuk pengembangan usaha atas nama Tas’an Wartono.

Kemudian satu berkas tanda terima penyerahan 42 Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Tas’an Wartono kepada FR tanggal 13 Januari 2004, satu berkas kuintansi penyerahan uang pembayaran tanah dari Sholicin (pembeli) kepada FR sebesar Rp70 juta dan satu berkas salinan warkah SHM atas nama pembeli.

Baca juga: Kasus Penipuan Biro Umrah Goldy Mixalmina Kudus Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

“Penyidik melakukan serangkaian proses penyidikan dan telah ditemukan lebih dari dua alat bukti yang sah,” jelasnya melalui siaran tertulis kepada betanews.id, Senin (13/5/2024).

Menurutnya tersangka dijerat Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 3 juncto Pasal 8 UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“FR diancam pidana maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar,” bebernya.

Adi menjelaskan, kejadian berawal pada 30 September 2003 telah dilakukan tukar menukar 12 bidang tanah Kas Desa Cendono seluas 59.900 meter persegi dengan 42 bidang tanah dengan SHM atas nana Tas’an Wartono seluas 77.193 meter persegi.

Baca juga: BPR Dananta Bangkrut, Nasabah Masih Bisa Cairkan Tabungan dengan Syarat Ini

Sebanyak 42 SHM atas nama Tas’an Wartono pada 13 Januari 2004 kemudian diserahkan kepada tersangka yang saat itu menjabat Sekdes. Namun, sampai saat ini hanya 37 SHM yang dikuasai Pemdes Cendono sebagai aset desa, sedangkan sisanya 5 SHM dijual oleh FR kepada lima pembeli yang berkisar antara Rp28 Juta hingga Rp120 Juta dengan total Rp243 Juta.

-Advertisement-

Selain mendapatkan tanah pengganti 42 SHM, Pemdes Cendono juga mendapatkan ganti rugi dari Tas’an Wartono uang sebesar Rp600 juta. Uang tersebut dialokasikan untuk membeli tujuh bidang tanah pengganti tambahan senilai Rp199.8 juta. Namun, pada 2014, satu bidang tanah pengganti tambahan seluas 2.230 meter persegi yang masih letter C (belum bersertifikat) dijual tersangka kepada Sholicin seharga Rp70 juta.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
137,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER