BETANEWS.ID, KUDUS – Booth container berwarna biru bertuliskan Citul Mertua terlihat di sisi Jalan Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Sejumlah orang tampak duduk menunggu pesanan mereka yang sedang dibuatkan oleh Fibri (18), karyawan usaha tersebut.
Saat ini, outlet tersebut memang sedang jadi perbincangan karena jajanan yang dijual digemari banyak orang. Dua kudapan itu adalah cireng, gohyong, dan citul mertua. Citul adalah tulang paha ayam yang diselimuti dengan adonan aci yang diisi dengan suwiran ayam.
“Sekarang yang banyak dicari itu cireng karena masih menu baru. Kalau dulu pas awal-awal citul,” ucapnya, Jumat (19/04/2024).
Baca juga: Bosan Nganggur, Pensiunan PNS Kini Jualan Terang Bulan, Sehari Laku Ratusan Biji
Fibri melanjutkan, yang membedakan cireng di tempatnya dengan yang lain ada pada rasa daging ayam suwirnya. Menurutnya, rasa ayamnya itu gurih dan banyak bumbunya.
“Kalau dilihat-lihat kayaknya belum banyak yang jual citul di sini ya. Jadi, lumayan ramai. Biasanya ramainya mulai siang hari sampai sorean gitu. Anak-anak muda kebanyakan,” ungkapnya.
Fibri mengatakan, harga citul di tempatnya adalah Rp10 ribu. Sedangkan cireng dibanderol dengan harga Rp5 ribu dan gohyong Rp15 ribu.
“Kalau citul rasanya ada dua macam pedas biasa sama pedas mercon. Keduanya best seller, sih, tergantung selera aja. Biasanya sehari bisa habis 20-30 porsi. Kalau ramai banget bisa 40 porsi lebih,” ujar Fibri.
Baca juga: Nyobain Gohyong, Jajanan Pinggir Jalan yang Lagi Viral di Pati
Salah satu pembeli, Ega, mengaku memang senang mencoba jajanan kekinian yang lagi banyak dicari oleh muda-mudi di Kudus. Dirinya menuturkan, melihat citul mertua melalui postingan di Instagram.
“Awalnya lihat di Instagram terus tertarik buat coba. Jadi ini baru pertama kali datang ke sini. Untuk harga menurutku standar, ya, buat jajan-jajan kayak gini,” ungkapnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

