31 C
Kudus
Selasa, April 16, 2024

Update Banjir Karanganyar Demak, Surut 2 Meter tapi Jalan Pantura Masih Lumpuh

BETANEWS.ID, DEMAK – Bencana banjir yang melanda Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak akibat jebolnya tanggul Sungai Wulan sudah surut sangat signifikan. Namun, Jalan Pantura Demak-Kudus masih lumpuh dengan ketinggian air mencapai satu meter.

Surutnya banjir bisa dilihat dari median Jalan Pantura Demak-Kudus yang ketinggian airnya hanya semata kaki orang dewasa. Warga yang ingin mengecek rumah mereka yang kebanjiran pun melintas lewat median tersebut.

Meski di median jalan ketinggian air hanya semata kaki, tapi air di ruas Jalan Raya Pantura Demak-Kudus masih cukup tinggi. Di bagian sisi ruas selatan Jalan Pantura ketinggian air masih satu meter, sementara yang utara sekira 80 centimeter.

Baca juga: Banjir Karanganyar Demak Mulai Surut, Tapi Warga Masih Khawatirkan Ini

Warga Desa/Kecamatan Karanganyar, Zaenal Khafidin (43) mengatakan, banjir sudah mulai surut sejak kemarin. Hari ini banjir surut cukup signifikan sekira 1,5 meter.

“Tadinya rumahku kebanjiran sekira 2,5 meter. Saat ini sudah surut 1.5 meter,” ujar pria yang akrab disapa Bidin saat ditemui di median Jalan Pantura depan rumahnya, Rabu (20/3/2024).

Sementara ketinggian air di ruas Jalan Pantura Demak-Kudus, kata Bidin, masih sekira satu meter, sehingga lalu lintas pun masih lumpuh.

“Ketinggian air banjir di Jalan Pantura masih tinggi. Di ruas jalan bagian selatan ini ketinggian air masih semeteran dan yang utara sekira 80 centimeter,” ungkapnya.

Baca juga: 150 Ha Sawah Siap Panen Terendam Banjir, Petani Undaan Lor Kudus Merugi Hingga Rp7,5 M

Hal yang sama juga diungkap warga lainnya yakni, Suharno (60). Menurut Suharno, di hari ke empat banjir surut cukup banyak hingga lebih dari satu meter.

“Banjir sudah surut cukup banyak, kira-kira dua meteran. Sementara rumahnya masih terendam sekira satu meter,” ujar Suharno kepada Betanews.id saat ditemui di dekat rumahnya yang kebanjiran, Rabu (20/3/2024).

“Kami berharap tak ada hujan dan debit air Sungai Wulan tak naik lagi. Sebab, penambalan tanggul yang jebol ini belum selesai dikerjakan,” harapnya.

Sebagai informasi, Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak terendam banjir lagi setelah tanggul Sungai Wulan dan Sungai Jeratun jebol untuk kedua kalinya, Minggu (17/3/2024) dini hari. Akibatnya, banjir merendam ribuan rumah warga dan melumpuhkan Jalan Pantura Demak-Kudus.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak yang dirilis Selasa 19/3/2024), banjir yang kedua ini merendam delapan desa di Kecamatan di Karanganyar, yaitu Desa Ketanjung, Karanganyar, Undaan Lor, Undaan Kidul, Ngemplik Wetan, Wonorejo, Cangkring Rembang, dan Kedungwaru Kidul.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER