31 C
Kudus
Selasa, April 16, 2024

Meski Harta Benda Tak Selamat, Korban Banjir Dorang Jepara Ini Tetap Bersyukur

BETANEWS.ID, JEPARA – Banjir yang menggenangi Desa Dorang, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara berangsur surut. Warga mulai tampak membersihkan rumah dari sisa-sisa banjir. Warga RT 1 RW 3, Gunadi (43) menceritakan, banjir datang begitu cepat, sehingga ia dan keluarganya tidak sempat mengamankan barang-barang berharga.

Perabotan rumah tangga, seperti Kulkas, Tv, Mesin Cuci kini rusak karena terendam air. Tidak hanya itu, peralatan sekolah milik anaknya seperti buku, sepatu, juga rusak akibat terendam air. Bagian luar kaca rumahnya juga terlihat retak.

Namun begitu, ia mengaku masih bersyukur sebab datangnya banjir merupakan musibah yang tidak hanya menimpa dirinya, tetapi juga 3.134 warga Desa Dorang lainnya.

Baca juga: Banjir Dorang Jepara Tahun Ini Lebih Parah, 80 Warga Periksakan Kesehatan

“Kemarin banjir datangnya dadakan jadi nggak sempet menyelamatkan barang-barang. Buku sekolah anak rusak, sepatu hilang sebelah, kulkas, Tv terendam semua. Tapi nggak terlalu susah, temennya banyak, namanya musibah,” katanya, Senin (18/3/2024).

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa banjir kini mulai berangsur surut sejak Minggu (17/3/2024) malam, sekitar habis Maghrib. Sebelumnya, pada Sabtu (16/3/2024) malam air sempat kembali naik mencapai dua meter. Ketinggian air di dalam rumahnya bahkan mencapai 40 cm.

Alhamdulillah ini mulai surut, kemarin malam itu air perlahan hilang. Jadi ini sudah mulai bersih-bersih,” ujarnya.

Warga RT 2 RW 2, Sudarti (49),  juga mulai membersihkan rumahnya. Ia yang sempat mengungsi di Balai Desa Dorang, pada pagi tadi mulai kembali ke rumah.

Baca juga: Banjir Jepara Meluas hingga Tujuh Desa, Warga Butuh Bantuan Logistik

“Kemarin ngungsi di balai desa, terus tadi pagi udah surut jadi pulang, beres-beres. Bersihin semua perabotan,” katanya.

Kepala Desa Dorang, Arif Supratikno, mengatakan, sebelumnya terdapat 455 warganya yang mengungsi. 288 warga mengungsi di balai desa, sedangkan 175 warga mengungsi di rumah saudara.

“Warga mulai tadi pagi sudah kembali ke rumah masing-masing. Ketinggian air sekarang juga sudah mengalami penurunan secara drastis karena sudah tidak ada limpasan air dari daerah atas. Titik tertinggi tinggal 60 cm,” katanya saat ditemui di Balaidesa Dorang.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER