31 C
Kudus
Sabtu, April 13, 2024

Ketua DPRD Kudus Tegaskan Tak Ada Penolakan Pengungsi dari Demak

BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, Masan menanggapi informasi terkait ditolaknya pengungsi korban banjir Demak di Kudus. Masan pun memastikan dan mempersilakan mereka untuk mengungsi di gedung DPRD Kudus, termasuk yang dari Demak.

Masan mengatakan, informasi terkait korban banjir Demak yang tak diterima di pengungsian di Gedung DPRD Kudus adalah sebuah kesalah pahaman. Namun, ia langsung mengintruksikan agar korban banjir Demak diterima di Gedung DPRD Kudus.

“Penolakan itu merupakan salah paham. Buktinya di Gedung DPRD Kudus ini ada pengungsi dari Demak,” ujar Masan saat ditemui di aula gedung DPRD Kudus, Rabu (20/3/2024).

Baca juga: Cerita Korban Banjir Demak, Ditolak di Pengungsian Kudus dan Terpaksa Tinggal di Tenda

Diberitakan sebelumnya, salah satu korban banjir Demak yakni Ali Sadikin (41) mengeluh sempat ditolak di pengungsian Kudus, sehingga ia dan kelurganya pun terpaksa tinggal di tenda di tanggul Sungai Wulan.

“Saya dan keluarga terpaksa mendirikan tenda di tanggul Sungai Wulan. Sebab, saya dan keluarga sempat mau mengungsi di tempat pengungsian di Kudus, tapi ditolak,” ujar Ali kepada Betanews.id di Tanggul Sungai Wulan, Senin (18/3/2024).

Dia mengatakan, alasan penolakannya saat itu pengungsian sudah penuh. Karena keliling tak dapat pengungsian,  ia dan keluarga pun dengan terpaksa mendirikan tenda di tanggul Sungai Wulan.

“Sebenarnya, kasihan anak dan istri saya harus tidur di tenda. Tiap malam tidak bisa tidur, apalagi saat hujan. Tapi bagaimana lagi tak ada tempat pengungsian,” bebernya.

Sementara itu, Data Badan Penanggulangan Bendana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Rabu (20/3/2024), jumlah pengungsi korban banjir Demak ada 2.029 jiwa dari 520 kepala keluarga (KK).

Baca juga: Sepekan Banjir Kudus, Masan Minta Pemkab Kudus Sat-Set Tangani Bencana Tahunan

Pengungsi dari Demak ditempatkan di Gedung DPRD Kudus ada 211 jiwa, di gedung Muslimat NU Loram Kulon ada 213 jiwa, di gedung JHK ada 777 jiwa, Pasar Saerah ada 388 pengungsi, gedung Graha Mustika ada 199 jiwa, serta sisanya mengungsi di rumah warga.

Sebagai informasi, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak kembali dilanda banjir akibat tanggul Sungai Wulan jebol lagi, Minggu (17/3/2024) dini hari. Akibatnya, ribuan rumah warga terendam dan Jalan Pantura Demak-Kudus lumpuh dengan ketinggian air mencapai 3 meter.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER