BETANEWS.ID, KUDUS – Harga tiket bus Perusahaan Otobus (PO) New Shantika akan naik berkala di arus mudik lebaran tahun 2024 jurusan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dan Bandung ke wilayah Muria Raya. Kenaikan harga tiket akan mencapai dua kali lipat ketika mendekati Hari Raya Idul Fitri.
Manajer Operasional Po New Shantika, Hartotok Priyo Wiyono mengatakan, di momen arus mudik lebaran 2024, PO New Shantika akan mengoperasionalkan seluruh armadanya, total ada 45 bus. Terdiri dari bus kelas eksekutif, super eksekutif dan sleeper bus.
Baca Juga: Harga Telur, Gula, hingga Minyak Goreng di Kudus Naik Saat Ramadan
“Untuk harga tiket bus New Shantika saat ini adalah Rp270 ribu untuk kelas eksekutif. Untuk bus super eksekutif tarif tiketnya yakni Rp300 ribu dan armada sleeper bus harga tiketnya Rp350 ribu,” rinci Priyo kepada Betanews.id melalui sambungan telepon, Sabtu (16/3/2024).
Harga tersebut, lanjut Priyo akan mulai mengalami kenaikan sebesar Rp20 ribu ketika H-10 lebaran. Kemudian, sepekan jelang lebaran harga akan naik lagi sebesar Rp50 ribu. Dan, puncaknya mulai H-3 lebaran harga tiket bus PO Shantika naik lebih dari dua kali lipatnya.
“Harga tiket bus kelas eksekutif PO New Shantika jadi Rp580 ribu, kelas super eksekutif jadi Rp640 ribu, serta kelas sleeper bus jadi Rp720 ribu,” bebernya.
Priyo menyampaikan, dari tahun ke tahun setiap arus mudik lebaran harga tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) mengalami kenaikan, tak terkecuali PO Shantika. Hal itu dikarenakan sejak awal Ramadan hingga arus mudik berlangsung, bus berangkat dari Muria Raya ke Jabodetabek dan Bandung dalam keadaan minim penumpang atau bahkan kosong.
“Namun, armada harus tetap berangkat. Karena untuk membantu arus mudik dari Jabodetabek dan Bandung ke wilayah Muria Raya,” bebernya.
Oleh karena itu, ungkapnya, harga tiket bus dinaikan untuk menutup biaya operasional keberangkatan armada yang dari wilayah Muria Raya. Jika tidak dinaikan, PO bisa merugi.
“Kenaikan harga ini tidak dilakukan sepihak. Melainkan sudah jadi kesepakatan paguyuban semua PO yang ada di Muria Raya,” jelasnya.
Baca Juga: Produksi Meningkat Jadi 6 Ton Sehari Selama Ramadan, Mubarok Food Tambah 100 Pekerja
Di momen arus mudik lebaran tahun 2024, Priyo berharap, pihak kepolisian mengatur lalu lintas di tol. Bisa memberlakukan sistem one way di ruas tol yang arah ke Jakarta atau dengan sistem contraflow.
“Tujuannya agar tidak ada penumpukan kendaraan yang mengakibatkan kemacetan. Sebab, momok di arus mudik adalah macet,” tandasnya.
Editor: Haikal Rosyada

