31 C
Kudus
Selasa, April 16, 2024

Belum Ada Bantuan, Korban Banjir Kudus Sahur Hanya dengan Nasi dan Sambal

BETANEWS.ID, KUDUS – Warga Dukuh Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus menjalani ibadah Ramadan di tengah kepungan banjir. Beberapa warga masih enggan untuk mengungsi dan menjalani puasa dengan kondisi logistik seadanya.

Salah satu warga, Zaenab, menyampaikan, banjir di kampungnya sudah terjadi tiga hari yang lalu. Banjir merendam akses jalan kampung dengan ketinggian kurang lebih 80 centimeter.

Warga Tanggulangin beraktivitas di tengah kepungan banjir. Foto: Rabu Sipan

“Banjir tak hanya merendam jalan saja. Tapi juga sudah masuk ke dalam rumah dengan ketinggian hampir sama dengan banjir di jalan,” ujar Zaenab, Jumat (15/3/2024).

Baca juga: Banjir di Jetis Kapuan Kudus Hampir 1 Meter, Warga Pilih Bertahan

Meski kebanjiran, Zaenab mengaku keluarganya tetap menjalankan ibadah puasa. Sementara, masak untuk kebutuhan sahur dan buka, kompor ditaruh di atas meja dengan lauk seadanya.

“Sahur dan buka seadanya. Semalam sahur nasi dengan sambal terong. Soalnya punyanya itu,” bebernya.

Disinggung terkait bantuan logsitik, Zaenab mengaku belum ada. Selama ini, untuk kebutuhan sahur dan buka masak sendiri.

“Belum ada bantuan logistik dari pihak desa maupun dari pihak mana pun,” ungkapnya.

Baca juga: Banjir di Kudus Telan Korban, 3 Santri Meninggal Tenggelam Saat Main Sampan

Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Desa Jati Wetan, Sri Ismawati, menyebut, logistik bagi korban banjir sementara ini diberikan di pengungsian saja.

“Untuk yang masih bertahan dan karena ini Bulan Ramadan, dapur umumnya belum siap untuk menyediakan menu sahur dan buka ke warga yang masih bertahan di wilayah yang terdampak banjir,” ungkapnya.

Dia menyebut, banjir menggenangi tiga dukuh di desanya sejak tiga hari yang lalu, yakni Dukuh Barisan, Gendok, dan Tanggulangin.

“Ketinggian banjir antara 40 centimeter hingga satu meter. Semetara warga yang terdampak ada 800 Kepala Keluarga (KK) dan 3 ribu jiwa. Sedangkan yang mengungsi ada 184 jiwa,” ujar Sri saat ditemui di Balai Desa Jati Wetan, Jum’at (15/3/2024).

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER