31 C
Kudus
Sabtu, April 13, 2024

Banjir Dukuh Goleng Kudus Sentuh 2,5 Meter, Kerugian Setiap KK Ditaksir Capai Belasan Juta

BETANEWS.ID, KUDUS – Ketinggian banjir di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus mencapai 2.5 meter. Banjir kali ini disebut paling parah dan mengakibatkan setiap kepala keluarga (KK) rugi hingga belasan juta rupiah.

Salah satu warga, Subekhan (53), menyampaikan, banjir yang terjadi sejak tiga hari lalu itu akibat luapan air Sungai Wulan ke saluran pelimpah (spillway) dan kemudian masuk ke pemukiman warga.

Warga Dukuh Goleng bersiap mengungsi dengan mnaiki perahu dari galon air, Sabtu (16/3/2024). Foto: Rabu Sipan

“Ketinggian banjir saat ini capai 2,5 meter. Banjir ini paling parah dibanding sebelumnya. Bahkan ketika saat tanggul Sungai Wulan jebol ketinggian banjir tak separah ini,” ujar Subekhan saat ditemui di lokasi Banjir, Sabtu (16/3/2024).

Baca juga: Waspada! Debit Air di Bendung Wilalung Sudah Overload, Tinggi Jagaan Tinggal 19 Cm

Menurut Subekhan, banjir yang terjadi merendam semua rumah yang ada di Dukuh Goleng. Ketinggian air yang mencapai 2.5 meter mengakibatkan barang-barang elektronik yang tadinya sempat diamankan di rumah bagian atas tetap terendam banjir.

“Ketika banjir datang, barang-barang elektronik seperti televisi, mesin cuci, kulkas dan lainnya kita taruh di bagian atas yang kami anggap aman dan tak akan tersentuh banjir. Tapi, nyatanya banjirnya terlalu tinggi dan merendam semuanya,” keluhnya.

Tak hanya barang elektronik, lanjutnya, sepeda motor dan mobil pun banyak yang terendam banjir dan tak sempat diselamatkan. Oleh karena itu, usai banjir warga Dukuh Goleng tinggal menghitung kerugian.

“Akibat banjir ini, satu keluarga bisa rugi hingga belasan juta,” ungkap Subekhan.

Saat ini, kata dia, hampir semua warga Dukuh Goleng mengungsi akibat banjir. Hanya beberapa yang masih bertahan, terutama para pria, termasuk dirinya. Hal itu dilakukan sebagai upaya menunggu barang-barang berharga yang kebanjiran.

Baca juga: Belum Ada Bantuan, Korban Banjir Kudus Sahur Hanya dengan Nasi dan Sambal

“Hampir semuanya mengungsi. Kami para pria tidak mengungsi, karena menjaga rumah kami yang kebanjiran. Tidur di pos ronda berkawan nyamuk tiap malamnya,” ujarnya.

Kepala Desa Pasuruhan Lor, Nor Badri, menambahkan, Dukuh Goleng memang sudah jadi langganan banjir. Saat ini ada kurang lebih 320 rumah di dukuh tersebut yang kebanjiran dengan ketinggian antara 1 meter hingga 2,5 meter.

“Sementara warga yang terdampak banjir ada 360 kepala keluarga (KK) dan 1.100 jiwa. Sementara yang mengungsi di pengungsian yang disediakan oleh desa ada 231 jiwa,” ujar Badri saat ditemui di posko pengungsian, Sabtu (16/3/2024).

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER